HOME » BERITA » MENEROBOS BANJIR DAN TELAT LAPORAN, KLAIM ASURANSI BISA GUGUR?

Menerobos Banjir dan Telat Laporan, Klaim Asuransi Bisa Gugur?

Bagi pemegang polis asuransi mungkin sedikit lega jika kendaraannya terendam banjir, namun bagaimana jika pengendara nekat untuk terobos banjir?

Jum'at, 03 Januari 2020 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Menerobos Banjir dan Telat Laporan, Klaim Asuransi Bisa Gugur?
Ilustrasi mobil terobos banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Memasuki awal tahun, musim hujan kembali menyapa hampir seluruh daerah di Indonesia. Beberapa tempat juga sudah bersiap-siap menghadapi banjir.

Mulai malam pergantian tahun hingga hari pertama 2020, kawasan Jabodetabek dilanda hujan ekstrem yang menyebabkan beberapa wilayah dilanda banjir yang cukup parah.

Kondisi demikian mengakibatkan berbagai bahaya tak hanya bagi jiwa, namun juga bagi harta benda seperti rumah dan kendaraan bermotor.

Bagi pemegang polis asuransi mungkin sedikit lega jika kendaraannya terendam banjir. Lain halnya pemilik kendaraan yang belum mengasuransikan mobilnya.

1 dari 2 Halaman

Asuransi Tak Bisa Diklaim

Menerobos Banjir dan Telat Laporan, Klaim Asuransi Bisa Gugur?Asuransi Tak Bisa Diklaim

Menurut Rudy Chen, CEO Asuransi Astra ada beberapa hal yang tidak bisa diklaim saat musibah banjir melanda. Di antaranya memaksakan diri untuk menerobos banjir.

?Bagi pelanggan yang daerah rumah tinggalnya tidak mengalami banjir, ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan saat curah hujan sedang tinggi. Sebisa mungkin, Anda tetap harus menghindari menerobos genangan air, sebab klaim asuransi kendaraan dapat gugur karena kesengajaan atau memaksa menerobos banjir,? terangnya.

Selain itu agar proses klaim berjalan lancar, pemegang polis tidak boleh menunda-nunda pengajuan klaim asuransi mobil saat terjadi banjir.

"Pada prinsipnya, asuransi itu seperti memindahkan risiko, ketika mobil sudah diperluas dengan perlindungan banjir, berarti risiko atas kerusakan akibat banjir sudah dipindahkan ke perusahaan asuransi. Tenang saja, semua akan beres dan akan diperbaiki sesuai dengan polis yang dimiliki pelanggan,? papar Rudy Chen.

2 dari 2 Halaman

Layanan Darurat 24 Jam

Menerobos Banjir dan Telat Laporan, Klaim Asuransi Bisa Gugur?Layanan Darurat 24 Jam

Sementara itu terkait banjir hebat di Jabodetabek, asuransi mobil Garda Oto menyiapkan layanan darurat 24 Jam. Kendaraan mereka yang terdampak banjir dapat dievakuasi oleh layanan darurat 24 jam Garda Siaga yang bisa didapatkan secara gratis oleh seluruh pelanggan Garda Oto.

Caranya cukup menghubungi Garda Akses 1500112 untuk meminta layanan evakuasi dari Garda Siaga.

Setelah itu perhatikan kembali polis pertanggungan asuransi yang dimiliki. Jika telah memiliki perluasan pertanggungan kerusakan mobil akibat banjir, maka pemilik kendaraan dapat melaporkan klaim melalui Garda Mobile Otocare, tidak perlu langsung datang ke Garda Center atau kantor cabang untuk mengajukan klaim.

Pemilik kendaraan dapat menunggu hingga kondisi lebih kondusif. ?Yang terpenting mobilnya sudah dievakuasi dan laporan klaim sudah dibuat,? tutupnya.

BERI KOMENTAR