HOME » BERITA » MENEROBOS LAMPU LALU LINTAS, PEJABAT INI MENOLAK 'DITINDAK' POLISI

Menerobos Lampu Lalu Lintas, Pejabat ini Menolak 'Ditindak' Polisi

Kamis, 05 Oktober 2017 12:02

Menerobos Lampu Lalu Lintas, Pejabat ini Menolak 'Ditindak' Polisi
Polisi vs Pelanggar (foto: Facebook Erick Baradhuta)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Kalau misalkan otolovers kalian perhatikan, beberapa waktu yang lalu sering tersebar video mengenai Presiden Joko Widodo yang memerintahkan para pasukan pengamanan Presiden alias Paspampres untuk bisa tetap santun di jalanan dan tidak agresif.

Hal tersebut dilakukan supaya memberikan refleksi kepada para pengguna lalu-lintas atas ketaatan saat menjadi pengguna jalan. Ironisnya, saat pejabat tertinggi negara yakni presiden berusaha untuk mencontohkan hal tersebut dan taat peraturan lalu lintas, akun Facebook info Kota Palu unggahan pemilik akun facebook Erick Baradhuta justru menunjukkan pejabat yang tidak kooperatif dengan peraturan lalu lintas.

Postingan tersebut diunggah pada tanggal 5 Oktober 2017 menunjukkan seorang petugas polisi yang harus berdebat dengan pemilik mobil plat merah dengan nopol BN 1272 A. Petugas polisi tersebut hendak melakukan penindakan kepada pemilik mobil, lantaran sudah menembus lampu merah.

Sementara disisi lain pemilik mobil tersebut bersikeras untuk tidak mau ditilang dengan alasan bahwa dirinya juga merupakan petugas yang memiliki hak untuk diprioritaskan tidak berhenti di lampu merah. Padahal, pengendara mobil tersebut melaju tanpa adanya pengawalan ataupun kepentingan yang urgent.

Petugas kepolisian tersebut juga terus merekam argumentasi yang diucapkan oleh sang pejabat yang tampaknya masih sibuk dengan ponselnya sendiri. Para petugas polisi pun juga sudah berusaha menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan adalah sesuai prosedur untuk memberikan tindakan pada yang melanggar aturan lalu lintas. Jadi pejabat bukan alasan untuk jadi songong ya! Jika video tak muncul bisa masuk ke link berikut ini.

 (kpl/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-12-14
detail

BERITA POPULER