HOME » BERITA » MENGAPA KACA DEPAN MOBIL BERBINGKAI HITAM?

Mengapa Kaca Depan Mobil Berbingkai Hitam?

Coba perhatikan kaca depan mobil atau yang disebut dengan windshield. Di bagian pinggiran kaca depan, otolovers akan melihat ada bagian bintik-bintik hitam mengitari kaca. Bintik tersebut bernama Frit.

Rabu, 04 April 2018 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto Ilustrasi by Nissan.co.id

OTOSIA.COM - Coba perhatikan kaca depan mobil atau yang disebut dengan windshield. Di bagian pinggiran kaca depan, otolovers akan melihat ada bagian bintik-bintik hitam mengitari kaca. Bintik tersebut bernama Frit.

Dilansir dari situs resmi Nissan, bagian ini merupakan kunci bagaimana menempelkan kaca depan ke bodi. Kaca depan terbuat dari kaca safety berbahan khusus. Untuk menempelkannya pun cukup sulit, karena permukaannya tak akan mudah menempel pada lapisan besi pada frame bodi. Maka itu diperlukan frit.

Frit akan dipanaskan untuk menempelkan kaca depan ke bodi mobil, begitu juga dengan bintik-bintik hitam yang mengelilinginya.

Frit berperan sebagai titik temu antara kaca dan bingkai. Permukaan frit mampu membuat perekat menempel dengan efketif sehingga kaca dan frame bisa menyatu.

Fungsi lain frit adalah sebagai pelindung radiasi sinar ultraviolet. Bagian luar frit melindungi perekat agar tidak terkena sianr matahari langsung. Bagian tersebut akan melemah bila secara terus menerus terpapar sinar matahari. Hal ini juga berpotensi untuk membuat kaca depan terlepas dengan sendirinya.

Frit juga secara elegan menyamarkan perekat yang diguanakan untuk memasang kaca depan dan memberikan penampilan yang lebih bersih pada bagian tersebut. Efek bintik-bintik yang mengecil ke arah dalam memberikan kesan transisi yang lebih menarik dan bingkai hitam frit ke kaca depan yang transparan.

Beberapa pabrikan mobil bahkan memperluas pola bintik tersebut dari atas ke bawah, di antara dua sun visor untuk membuat semacam 'visor ketiga'. Bagan tersebut mampu mengurangi silau akibat sinar matahari yang tidak bisa tertutupi oleh dua visor utama.

Dengan begitu pengelihatan pengemudi dan penumpang tidak akan terhalau. Untuk menghilangkan kesan membosankan, beberapa pabrikan mobil bahkan memberikan logo perusahaan mereka atau desain unik lainnya untuk menggantikan pola bintik yang membosankan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR