HOME » BERITA » MENGENAL LEBIH DEKAT KLUB MOGE HOG JAKARTA, APA SAJA KEGIATANNYA?

Mengenal Lebih Dekat Klub Moge HOG Jakarta, Apa Saja Kegiatannya?

Jum'at, 29 Maret 2019 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Aktivitas komunitas HOG (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Indonesia jadi negara dengan populasi sepeda motor terbesar di Asia Tenggara. Bahkan nemempati urutan ketiga dengan pengguna sepeda motor terbanyak setelah China dan India. Sejalan dengan itu, bermunculan pula komunitas dan klub-klub sepeda motor beragam jenis, dari yang berkapasitas mesin kecil hingga besar.

Selain kopdar dan nongkrong bareng touring dan bakti sosial seperti menjadi menu wajib bagi sebagian komunitas motor di Indonesia. Semakin aktif sebuah klub, makin dinamis pula komunitasnya. Salah satunya adalah ditandai dengan pergantian kepengurusan secara rutin agar roda organisasi terus berjalan dan berkembang.

Salah satu klub motor besar yang semakin menggeliat adalah Harley Owners Group Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia. Klub yang termasuk dalam Harley Owners Group (H.O.G) bentukan Harley-Davidson Motor Company (HDMC) untuk bernaung di bawah diler ini sering disebut sebagai H.O.G 1 di Indonesia, karena menjadi H.O.G pertama yang terbentuk di Indonesia, pasca tutupnya diler Harley-Davidson di Indonesia saat itu, yaitu Mabua Harley-Davidson.

Menjadikan klub tetap dinamis, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter melakukan pelantikan atau inagurasi Pengurus barunya untuk periode 2019 – 2022, Minggu kemarin (24/3) di Showroom Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, di Boulevard Artha Gading, Jakarta Utara.

H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia berdiri secara resmi pada tanggal 5 Juli 2017, sebagaimana tercatat di HDMC, Amerika Serikat. Sejak berdirinya, klub yang dipimpin Suherli sebagai Director dan Herry Bachtiar sebagai Asisstant Director ini, telah melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan secara internal maupun bersama-sama dengan klub sahabat, di antaranya adalah touring dari Banda Aceh – Titik 0 KM - Medan, pada akhir tahun lalu. H.O.G Anak Elang pun mengikuti touring di lintas Amerika Serikat – Canada pada pertengahan tahun lalu, sekalian menghadiri Anniversary Harley-Davidson di Milwaukee.

H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia juga giat melakukan kegiatan charity, di antaranya adalah melalui acara Halal Bihalal Ramadan 2018 serta Joyful Christmas pada akhir tahun lalu yang pada dua kesempatan tersebut, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia memberi bantuan kepada beberapa Panti Asuhan di Jakarta. Selain itu, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia juga mengorganisir anggotanya yang ingin memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Indonesia, seperti di Palu, Sulawesi Tengah, serta Anyer, Banten, para pertengahan dan akhir tahun 2018.

Walaupun komunitas ini tampak hanya disatukan dari hobi, namun para biker yang tergabung di dalam H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter tak menganggap remeh kegiatan mereka. Setiap kali melakukan kegiatan charity, misalnya, para biker ini membentuk komite khusus dengan laporan pertanggungjawaban yang lengkap. Dalam kegiatan touring, para biker tak sungkan untuk melakukan pertemuan dan diskusi berkali-kali agar dapat memberikan kegiatan touring yang ideal.

"Seperti yang terdapat dalam misi kami di H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter, kami ingin dapat menjadi panutan bagi klub motor lain di Indonesia terutama dalam hal manajemen dan kegiatan touring. Di dalam touring yang kami lakukan, kami menekankan perlunya tiga hal: happy, enjoy dan safety. Safety untuk peserta touring, safety juga untuk pengguna jalan lain," tegas Suherli.

Karena itu, menurut Suherli, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter selalu rutin mengadakan safety riding course, baik untuk Officer atau petugas dalam kegiatan touring, maupun anggota. "Setiap anggota perlu mengikuti setidaknya satu kali dalam setahun, terutama para anggota baru," jelas pria berpenampilan tenang ini.

"Anggota baru mungkin belum terbiasa untuk berkendara dalam kelompok, biasanya mungkin sendiri atau dalam kelompok sangat kecil. Berkendara dalam kelompok terutama dalam jumlah besar, perlu penyesuaian, pengetahuan dan skill yang memadai juga. Terutama sekali juga perlu untuk terbiasa," tambahnya.

"Sebagai klub, kami punya kewajiban untuk memfasilitasi anggota dengan kegiatan baik charity, touring, maupun gathering. Di sisi lain kami juga berkewajiban untuk harus membina anggota, dan memberikan rasa aman dan selamat dalam kegiatan kami, terutama touring dengan motor besar yang memang ada risikonya," tutupnya.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR