HOME » BERITA » MENGENAL LEBIH DEKAT MOTOR ENDURO KLASIK, MOTO GUZZI V85 TT

Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TT

Moto Guzzi V85 TT adalah salah satu motor petualangan yang cukup menarik perhatian, ini menonjol karena gaya aslinya, yakni perpaduan gaya lama dengan kinerja modern.

Senin, 15 Juli 2019 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TT
Moto Guzzi V85 TT (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Moto Guzzi V85 TT adalah satu-satunya motor yang ada di genre classic enduro. Moto Guzzi sekilas terinspirasi dari klasik, tapi V85 TT juga telah memenuhi persyaratan paling baru, yaitu teknologi masa depan, fungsionalitas, dan kenyamanan untuk sebuah perjalanan modern.

V85 TT adalah salah satu motor petualangan yang cukup menarik perhatian, ini menonjol karena gaya aslinya, yakni perpaduan gaya lama dengan kinerja modern.

€œDesainnya dibangun sepenuhnya di Italia, dan V85 TT adalah yang pertama ditakdirkan untuk memimpin keluarga model baru Moto Guzzi,€ kata Ade Triestianto, Training & Homologation. Manager PT Piaggio Indonesia.

Tampilan V85 TT dapat langsung dikenali dan diperkaya detail. Salah satunya adalah penggunaan LED pada Headlight dengan DRL (Daytime Running Light), turn signal dan rear LED di belakang.

Pada headlight terdapat illuminated eagle, simbol brand, yang akan efektif pada siang hari. Di front view, dua elemen melingkar dengan efek 3D, mengingatkan pada afterburner aerospace, memberikan karya kuat.

V85 TT lahir sebagai motor yang dapat diandalkan untuk hasrat petualangan di berbagai medan dan rute. Dalam mendesain rangka dan suspensi, para insinyur mulai menghapus Double Cradle System yang digunakan pada keluarga Moto Guzzi V7 dan V9. Ini memungkinkan untuk membuat rangka yang hampir 2,5 kg lebih ringan dibandingkan model sebelumnya.

Bagian belakang rangka dirancang untuk mengoptimalkan kapasitas muatan dan menawarkan tiga fungsi, yakni two eide and practical grab handles for the passenger, a structural function with the practical rear luggage rack for the top case, dan an integrated support for the rigid side cases with the quick release system

Foot pegs terbuat dari die-cast aluminium dengan removable anti-slip rubber coating, memainkan fungsi struktural dan estetika yang penting, dan juga memberikan kenyamanan lebih baik bagi pengendara dan penumpang.

The monoshock absorber langsung menghubungkan sasis ke right arm swingarm. Sebuah solusi yang khas dari sepeda motor klasik, dan memfasilitasi akses ke penyesuaian hydraulic & spring preload adjustment, sehingga memungkinkan rang kosong untuk exhaust system.

Di sisi kiri, diletakkan knalpot yang telah di comply dengan Euro 4, menyesuaikan dengan desain motor.

€œSwing arm baru terbuat dari aluminium yang menyatu dengan system transmisi dan cardan yang baru. Pemasangan dudukan handle grip pada bagian belakang, dengan desain yang mudah digenggam oleh pengendara dan penumpang, sudah disesuaikan untuk pemasangan aksesoris top box maupun panniers pada sisi kiri-kanan motor,€ jelas Yudi Riswanto, Technical Trainer Manager PT Piaggio Indonesia.

1 dari 4 Halaman

Mesin

Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TTMesin

V85 TT mempertahankan konfigurasi ciri khas Moto Guzzi dengan mesin baru, yakni berpendingin udara 90 derajat V twin OHV dan 2 valve per silinder, yang dinamakan sebagai tradisi ??Mandello Eagle?.

Kapasitas mesinnya adalah 853 cc, dari V9 platform. Dengan desain baru yang komplet, V85 TT mampu menyemburkan tenaga maksimum 85 hp dan torsi maksimum 85 Nm pada 5.000 rpm sesuai dengan tradisi Madello Twin, dimana selalu menawarkan pengendaraan yang cukup baik pada putaran mesin yang rendah.

Mesin ini mempunyai performa baik, berkat penggunaan 2 Guzzi Valve yang klasik, hingga diameter yang meningkat 42,5 mm dan pembaharuan pada material. Bahkan rod & rocker system dan air cooling tetap ada, mengkonfirmasikan validitas arsitektur teknik yang telah membuat sejarah Moto Guzzi.

Untuk membuat kinerja mesin optimal, digunakan pula titanium suction valves, menjadi penyempurnaan yang memungkinkan geometri bukaan katup yang jauh lebih terdorong. Kemudian semi-dry crankcase lubrication system, bukan hanya kering (dry), dengan dua coaxial delivery pump bisa meningkatkan proses pendinginan oli.

Getaran pada putaran tinggi telah berkurang secara signifikan, berkat penghematan berat hampir 30 persen pada piston rod. Di sisi lain, getaran mesin khas kembar V Mandello tetap menyenangkan dan unik pada saat start-up.

??Secara kita ketahui Motto Guzzi selalu bermain diputaran mesin mid (tengah) yang tidak terlalu tinggi. Efeknya motornya juga tidak susah-susah untuk mendapatkan torsi yang diinginkan. Kita pakai mesin dua silinder. Kalau motor di kelas ini (adventure 2 silinder) banyak banyak yang berain di 1000cc, kita bermain di cc dibawahnya,? kata.

 

2 dari 4 Halaman

TFT Diplay

Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TTTFT Diplay

Pada petunjuk panel informasi, TFT display memberikan pengendara kejelasan dan kemudahan membaca travel information dan data-data kendaraan.

Latar belakang dan warna karakter secara otomatis beradaptasi dengan kondisi pencahayaan yang berbeda berkat built-in sensor, atau sebagai alternatif. Mode ??Day/Night? dapat dipilih pada menu, serta pengukuran lainnya. Bahasa yang tersedia adalah Italia, Inggris, Perancis, Spanyol, Jerman, atau Riding Mode ditampilkan dalam bahasa Italia tersebut secara default.

??Selain display tampil modern, yang menarik lagi selain dapat memberikan informasi yang jelas dan mudah bagi para pengendaranya, untuk background warna karakter secara otomatis dapat beradaptasi dengan segala kondisi pencahayaan karena dilengkapi dengan built-in sensor,? terangnya.

Layar TFT menyajikan informasi fuel level, engine revs, engaged gear, riding speed, cruise control, riding mode, air temperature, residual autonomy, odometer, travel diary A and B, mencakup partial distance, partial time, full speed, average speed, average consumption, dan instant consumption.

Display parameter lainnya adalah pop up zone seperti panggilan telepon dan display pesan dan alarms, active navigation, mia control unit, intercom connection, smartphone connection dan waktu.

V85 TT dapat terkoneksi dengan perangkat telepon melalui fitur MGMP. Di sebelah layar TFT ada juga soket USB, yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat yang kompatibel.

3 dari 4 Halaman

Ride by wire

Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TTRide by wire

Multi-map ride by wire, sebuah kontrol unit mesin yang baru yaitu Magneti Marelli 7SM2 dengan system ride by wire yang dilengkapi dengan 3 engine map yang dapat diubah melalui tombol starter.

Riding mode memungkinkan pengendara mengontrol motor dengan lebih baik dan menerapkan logika berkendara yang memungkinkan bikers menghadapi dengan aman segala kondusi lingkungan yang mungkin timbul selama perjalanan. Bergantung pada lintasan dan kondisi cuaca/alarm, 3 mode berkendara yang berbeda dapat dipilih (dalam kondisi mesin menyala) dengan menekan tombol ??Road?, ??Rain?, atau ??Off Road?.

Pemilihan mode pengendaraan mempengaruhi parameter engine, ABS, control traksi, dan respon terhadap parameter control akselerator.

??Misalnya kalau di road, intervensi kontrol traksi hanya di level medium, sementara di rain intervensinya akan sangat tinggi. Namun di off road itu justru sangat minimum. Karena kan kalau mau di off road kan orang harus sesuai dengan karakternya,? paparnya

V85 TT juga dilengkapi dengan Moto Guzzi Cruise Control (MGC), sehingga kecepatan yang diatur sebelumnya dapat dipertahankan. Sistem ini juga dirancang untuk membuat perjalanan biker lebih mudah, hanya satu tombol yang diperlukan untuk mengaktifkan dan melibatkan sistem serta menambah atau mengurangi kecepatan yang ditetapkan.

Setelah kecepatan jelajah yang diinginkan tercapai, sistem dapat diaktifkan dengan menekan sebentar tombol. Pada titik ini, throttle mungkin dilepaskan karena sistem akan secara otomatis menjaga kecepatan yang dipilih. Bahkan mungkin untuk meningkatkan atau menurunkan kecepatan jelajah dengan menekan selector naik atau turun segera (menambah/mengurangi kecepatan 2 km/jam), atau dengan tekanan berkepanjangan (menambah/mengurangi kecepatan konstan).

Bahkan dimungkinkan untuk menggunakan akselerator untuk meningkatkan kecepatan sementara. Setelah grip throttle dilepaskan, V85 TT akan kembali ke kecepatan jelajah yang dipilih. Dalam hal penonaktifan sementara, akan dimungkinkan untuk mengaktifkan kembali sistem melalui tekanan sentral yang panjang dari pemilih. Jika pengendaranya ingin mengkonfirmasi kembali kecepatan yang ditetapkan terakhir, jika tidak, dengan tekanan pendek, pengendara dapat mengatur kecepatan jelajah baru.

Dapat disesuaikan untuk setiap pengendaraan, menawarkan torsi yang tepat yang dihasilkan oleh mesin pada roda belakang untuk memeriksa tingkat selipnya. Unit dikendalikan oleh multimap two-channel ABS Continental (MK100), yang bekerja secara sinergis dengan sistem pengereman.

Motor travel enduro modern ini jga dilengkapi cruise control sebagai standar, yang mampu mempertahankan kecepatan yang dipilih oleh pengendara. Untuk mengaktifkan cruise control, tekan dan tahan tombol tengah dari control khusus pada bagian kiri. Ini akan menyalakan sistem dan lampu indikator yang terkait di dashboard dan di dalam TFT.

4 dari 4 Halaman

Kaki-kaki

Mengenal Lebih Dekat Motor Enduro Klasik, Moto Guzzi V85 TTKaki-kaki

Di bagian kaki-kaki, di bagian depan dilengkapi double floating steel disc berukuran 320 mm dengan radial Brembo calipers 4 opposed pistons. Pada bagian belakang dilengkapi two pistons floating caliper, steel disc ukuran 260 mm. Sistem ini menjamin ketepatan respond dan kemanan penuh saat berkendara.

Suspensi depan jenis upside down fork dengan jarak main 41 mm yang dilengkapi dengan penyetelan spring preload dan rebound pada suspensi depan sebelah kanan. Suspensi belakang tunggal dengan penyetelan kekerasan per sebanyak 7 level.

Untuk spoke wheels dengan diameter rim 19? dan ban ukuran 110/80 utuk roda depan dan rim dengan diameter 17 dengan ban ukuran 150/70 untuk roda belakang.

Ada dua tipe ban yang dipakai untuk motor ini, yakni Metzeler Tourance Next untuk jalan biasa dan Micdhelin Anakee Adventure untuk jalan off-road.

BERI KOMENTAR