HOME » BERITA » MENGENAL PERKEMBANGAN GENERASI MESIN MIVEC

Mengenal Perkembangan Generasi Mesin MIVEC

Sejak lama Mitsubisi Motors menciptakan mesin MIVEC dengan mekanisme pengaturan valve-timing. Mesin ini digunakan pada Mitsubishi terbaru.

Kamis, 04 Juni 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Mengenal Perkembangan Generasi Mesin MIVEC
Mitsubisi Xpander bermesin 4A91 MIVEC 1.5L DOHC 16 Valve (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Untuk mengejar ambisinya menciptkan mesin yang bertenaga, efisien dan rendah emisi, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menciptakan mesin berteknologi Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system (MIVEC).

Mesin tersebut kini dibenamkan pada sejumlah produk Mitsubishi terbaru. Namun dengan inovasi pengembangan teknologi termutakhir.

MIVEC merupakan mesin dengan mekanisme pengaturan valve-timing atau waktu bukaan katup udara dalam mesin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mesin secara otomatis. Besarnya bukaan katup udara dalam mesin (valve lift) bertujuan menghasilkan tenaga besar, konsumsi bahan bakar efisien, dan emisi gas buang yang rendah.

Menilik sejarahnya, MIVEC pertama kali dipasangkan pada Mitsubishi Mirage pada tahun 1992. Ketika itu MMC telah menambahkan sejumlah perangkat untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.

Mitsubishi Motors kemudian terus mengembangkan mesin MIVEC menjadi mesin All New MIVEC yang mengendalikan intake valve timing, di mana waktu bukaan katup udara masuk dan besarnya valve lift pada waktu yang sama.

"Mesin MIVEC yang disematkan pada kendaraan Mitsubishi Motors memiliki teknologi yang tidak hanya mengoptimalkan performa tenaga mesin, namun juga memperhitungkan tingkat konsumsi bahan bakar dan gas buang yang efisien sekaligus juga memperhatikan keberlangsungan lingkungan," ungkap Group Head of Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Guntur Harling.

1 dari 5 Halaman

MIVEC Galant

Selanjutnya mesin All New MIVEC SOHC (Single Over Head Camshaft) digunakan pada model Mitsubishi Galant Fortis untuk pasar Jepang dan Mitsubishi Sportback Galant Fortis pada tahun 2011 silam.

Kinerja mesin All New MIVEC SOHC 16 Valve (4J1 model) telah lebih dikembangkan dengan menyesuaikan volume udara yang masuk melalui mekanisme pengaturan valve timing dan valve lift serta bukaan throttle valve.

Mesin jenis 4J1 model ini juga telah mengurangi konsumsi bahan bakar dengan peningkatan stabilitas pembakaran melalui optimalisasi struktur ruang bakar dan pengurangan gesekan melalui optimalisasi struktur piston.

Meskipun mesin All New MIVEC mengadopsi struktur SOHC yang sederhana, kinerja mesin tersebut sama dengan mesin MIVEC sebelumnya. Selain itu sistem stop-stop AS&G (Automatic Stop and Go) mencapai stop-and-start yang mulus dengan getaran minimal. Ini juga terjadi pengurangan konsumsi bahan bakar saat restart karena pengurangan volume asupan udara oleh sistem All New MIVEC.

2 dari 5 Halaman

MIVEC Outlander

Tahap berikutnya seri mesin MIVEC DOHC 16-valve Engine (4B1) yang digunakan pada Outlander dan Delica D:5 serta model Galant Fortis, yang secara kontinu dan optimal mengontrol valve timing & valve lift pada intake dan exhaust valve sesuai dengan putaran mesin.

Sistem ini juga secara terus-menerus mengendalikan intake cam dan exhaust cam secara independen, dan menyediakan kombinasi output tenaga maksimal, efisiensi bahan bakar yang optimal, dengan membuat kontrol katup yang lebih tepat sesuai dengan RPM dan beban engine pada sistem intake saja.

Pengembangan selanjutnya adalah mesin 4B11 MIVEC Twin-Scroll Turbo Engine untuk pasar Jepang. Mesin ini memiliki keunggulan lebih lanjut dengan peningkatan respons jauh dibandingkan dengan model 4G63 konvensional. Output maksimumnya adalah 221kW (300PS)/6.500rpm dan torsi maksimumnya adalah 422Nm (43,0kgfm)/3.500rpm.

3 dari 5 Halaman

Mesin jenis ini dapat mencapai performa tenaga yang lebih, termasuk perbaikan gear ratio pada drive train. Fitur terbesar dari mesin ini adalah menggunakan blok silinder die-cast aluminium yang memungkinkan pengurangan bobot mesin itu sendiri sebesar 12,5kg dibandingkan dengan blok silinder besi-konvensional.

Pada jenis ini MMC juga mengubah tata letak sisi intake dan exhaust, dimana sisi intake di depan bodi kendaraan dan sisi exhaust di belakang. Karena perubahan ini, maka tidak perlu lagi menempatkan pipa exhaust di bawah mesin, sehingga posisi mesin dapat turunkan sebesar 10mm dibandingkan dengan model konvensional.

4 dari 5 Halaman

MIVEC untuk model Mitsubishi di Indonesia

Saat ini mesin MIVEC juga dibenamkan pada model flagship Small MPV Mitsubishi Motors, seperti Xpander yang dibekali mesin 4A91 MIVEC 1.5L DOHC 16 Valve yang memiliki tenaga hingga 104PS/6,000rpm dengan torsi maksimum 141Nm/4.000rpm.

Dibekali mesin serupa , Xpander Cross memiliki tenaga maksimum dan torsi yang sama, namun memiliki kombinasi mesin dan suspensi canggih dengan katup peredam guncangan sehingga dapat memberikan kenyamanan berkendara di medan berbeda.

Lain halnya dengan Outlander Sport. SUV ini memakai mesin 4B11 16 Valve MIVEC DOHC berkapasitas 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 150PS/6.000rpm juga torsi maksimum 20.1 (197 Nm)/4,200rpm.

Sementara Eclipse Cross dipersenjatai mesin 4B40 DOHC MIVEC 1.5L yang dilengkapi dengan Turbocharged, sehingga torsi lebih bertenaga pada RPM rendah-menengah. Dengan mesin 4 (empat) silinder, Eclipse Cross mampu menyemburkan tenaga maksimum hingga 150PS/5.500rpm dan dengan torsi mesin maksimum 250 Nm/2,000-3,500 rpm.

5 dari 5 Halaman

Sedangkan pada Pajero Sport, varian Dakar 4x4, Dakar Ultimate, dan Dakar 4x2 memakai mesin 4N15 2.4L MIVEC Turbocharged and Intercooled. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga besar mencapai 181PS/3.500rpm dan dilengkapi dengan teknologi Variable Geometry Turbo (VGT) yang mampu mengoptimalkan kinerja turbin.

Selain Pajero Sort, New Triton yang baru saja diluncurkan di Indonesia pada tahun 2019 lalu juga dibekali teknologi MIVEC dengan mesin 4N15 DI MIVEC DOHC 16 valve Direct Diesel Injection, Intercooled & Turbocharged untuk varian Ultimate dan juga Exceed.

New Triton mampu menghasilkan tenaga maksimum 181PS/3.500rpm dan torsi maksimum 430 Nm/2.500rpm.

Terakhir adalah model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang diluncurkan Juli 2019 lalu, Outlander PHEV. Mobil ini juga dibekali mesin MIVEC 4B12 2.4L DOHC MIVEC 4 silinder dengan tenaga maksimum 128PS/4.500rpm dan torsi maksimum 199Nm/4.500rpm. Mesin ini direkomendasikan menggunakan bahan bakar bensin RON minimal 95.

BERI KOMENTAR