HOME » BERITA » MENGENANG SYEKH ALI JABER YANG PERNAH KEMALINGAN MOBIL, PELAKU DIMAAFKAN DAN DIDOAKAN BERTOBAT

Mengenang Syekh Ali Jaber yang Pernah Kemalingan Mobil, Pelaku Dimaafkan dan Didoakan Bertobat

Syekh Ali Jaber dikabarkan tutup usia hari ini, Kamis (14/1/2021) pukul 08.30 WIB. Kabar itu dibagikan oleh Ustaz Yusuf Mansyur melalui akun Instagram pribadinya.

Kamis, 14 Januari 2021 11:00 Editor : Dini Arining Tyas
Mengenang Syekh Ali Jaber yang Pernah Kemalingan Mobil, Pelaku Dimaafkan dan Didoakan Bertobat
Syekh Ali Jaber (Instagram/syekh.alijaber)

OTOSIA.COM - Kabar duka datang dari Ulama Syekh Ali Jaber. Melalui unggahan Instagram Ustaz Yusuf Mansyur @yusufmansyurnew, Syekh Ali Jaber tutup usia pukul 08.30 WIB.

Diketahui sebelumnya bahwa Syekh Ali Jaber dikabarkan terinfeksi virus Corona (COVID-19). Tapi, dalam unggahan tersebut, Yusuf Mansyur juga menyebut bahwa Syekh Ali Jaber meninggal tidak dalam keadaan positif COVID-10.

"Benar Syeikh Ali wafat (pukul) 08.30 sudah dalam keadaan negatif Covid di RS Yarsi Cempaka Putih, Jakarta. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Kita semua kehilangan banget," tulisnya.

1 dari 3 Halaman

Jadi Korban Pencurian Mobil

Syekh Ali Jaber sendiri dikenal sebagai sosok ulama yang berhati mulia. Beberapa kali juga dikabarkan bahwa Syekh Ali Jaber sempat mengalami insiden tak menyenangkan semasa hidupnya.

Pada pertengahan September 2020 lalu, Syekh Ali Jaber sempat mengalami penusukan oleh orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Jauh sebelum itu pun, Syekh Ali Jaber juga pernah menjadi korban pencurian mobil.

2 dari 3 Halaman

Mobil untuk Berbagi Rezeki

Mobil Syekh Ali Jaber dicuri pada tahun 2016. Kepada polisi, Syekh Ali Jaber mengaku bahwa mobil yang dicuri itu sering dia pakai untuk membagikan Alquran dan juga berbagi rezeki.

Saat awal menyadari mobilnya dicuri, Syekh Ali Jaber hanya bisa tersenyum. Bahkan dia mengetahui mobilnya dicuri melalui rekaman CCTV.

(c) Merdeka.com

Kebaikan hatinya membuat Syekh Ali Jaber mencoakan agar pencuri mobil itu segera bertobat dan mendapat pengampunan dari sang pencipta.

"Tapi untuk tersangka saya tidak ada tuntutan, sejak saat pertama mobil saya tidak ada saya hanya tersenyum. Setelah ditunjukkan CCTV saya baru tahu mobil saya dicuri. Saya berdoa supaya pencuri bertobat dan diampuni dosanya," kata dia.

3 dari 3 Halaman

Pelaku Cium Tangan

Syekh Ali Jaber sempat bertemu dengan si pelaku. Pelaku pencurian mobil itu sontak meminta maaf, bahkan mencium tangan Syekh Ali Jaber sebagai tanda pengakuan kesalahannya.

Sembari tersenyum, Syekh Ali Jaber hanya bisa berharap bahwa pelaku yang terdiri dari tiga orang itu bisa mengambil hikmahnya.

Sumber: Liputan6.com/Merdeka.com

BERI KOMENTAR