HOME » BERITA » MENGUKUR DAYA TAHAN AKI PADA MOBIL BERMESIN DIESEL

Mengukur Daya Tahan Aki Pada Mobil Bermesin Diesel

Sabtu, 16 Februari 2019 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi aki mobil (mta.org)

OTOSIA.COM - Aki pada kendaraan menjadi komponen yang penting, karena menjadi sumber listrik. Tak ada aki, jangan berharap komponen mobil lainnya bisa berfungsi dengan normal.

Selain penyuplai listrik, akijuga sebagai starter dan menjaga kestabilan tegangan pada kendaraan. Hampir semua komponen berhubungan dengan aki.

Dengan fungsi yang lumayan kompleks, umur aki biasanya sekitar dua tahun untuk kendaraan bermesin bensin. Lalu jika mobil bermesin diesel, apakah beda?

Kepala bengkel Auto2000 Bekasi Barat, Sapta Agung Nugraha, menjelaskan, pada dasarnya pemakaian dan umur aki baik untuk mesin bensin maupun diesel, relatif sama.

Tapi jika melewati rentang waktu itu, adabaiknya aki harus sering diperhatikan. Supaya tahu jika ada gejala daya aki mulai berkurang atau tidak.

"Biasanya ketika menyalakan mesin di awal terasa berat, itu salah satu tanda bahwa masa aki tidak akan lama lagi," ujar Sapta, seperti dikutip dari laman Auto2000.

Selain itu, untuk menjaga umut atau usia pakai aki agar lebih awet, bisa juga dengan mempertahankan atau tidak menambah beban aki. Sebaiknya tetap berada di tegangan atau voltage level 12V.

"Selain itu juga biasakan memastikan semua lampu kendaraan dalam keadaan mati sebelum meninggalkan mobil ketika parkir. Itu salah satu yang bisa menjaga keawetan aki," tutur Sapta.

Jika jenis akinya adalah basah, maka jangan sampai cairan yang ada di dalamnya berkurang. Usahakan harus selalu penuh sampai dengan batas amksimal.

"Kalau air akinya kurang juga lama-lama bisa menyebabkan aki menjadi lemah. Jadi jika sering melakukan servis berkala, kondisi aki juga akan terjaga jika selalu diawasi oleh teknisi yang andal," tandasnya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR