HOME » BERITA » MENGUKUR KELAYAKAN DAYA BELI NISSAN SERENA C26 YANG BEREDAR SEJAK 2013

Mengukur Kelayakan Daya Beli Nissan Serena C26 yang Beredar sejak 2013

Selasa, 08 Januari 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Nissan Serena C26 (Nissan)

OTOSIA.COM - Tak banyak pabrikan yang bermain di ceruk medium MPV. Hanya beberapa, termasuk Nissan Serena yang menawarkan fitur unggulan mobil keluarga.

Sebut saja, kain lapang dan nyaman, fitur terbilang mewah, dan mesin mumpuni. Generasi ke-4 dengan kode C26 ini masih ditawarkan sampai saat ini, sejak dikenalkan pad a2013 lalu. Maka, layakkan mobil ini untuk dibeli?

Mari lihat dulu fiturnya. Serena varian HWS dan Autech, sudah punya lampu depan proyektor otomatis. Ada juga lampu signature yang seperti lampu siang hari. Tak lupa lampu kabut. Pintu geser samping sudah otomatis dan diimbuhi pemanis di sekujur bodi.

Nissan Serena C26 (Nissan)

Bagian dalam, ada tombol start/stop mesin, head unit layar sentuh 6 inci, monitor 10 inci menempel pada plafon, cruise control, pengaturan kabin fleksibel dan banyak kompartemen penyimpanan praktis. Belum lagi dari fitur safety. Serena dibekali tujuh kantung udara, rem ABS+EBD+BA, sensor parkir dan kamera parkir mundur. Pokoknya mewah dan sarat fungsi.

Soal penampilan, Serena masih layak diapresiasi. Tidak terlalu modern dan spesial. Namun belum masuk kategori mobil tua. Masih bisa bersaing cuma dari bekal penampilannya saja.

Meski begitu, usianya yang cukup tua dan banyak kompetitor baru, menurunkan daya saingnya. Apalagi dari segi harga. Serena ditawarkan mulai dari Rp 396,2 juta sampai Rp 482,3 juta untuk varian mewah Autech. Kompetitor kebanyakan bermain di harga sama. Jadi tak sedikit orang menilai Serena ketuaan dengan harga masih tinggi. Sebagai perbandingan, misalnya, di segmen MPV boxy yang masih segar ada Toyota Voxy. Banderol harganya sangat bersaing, Rp 458,25 juta.

Nissan Serena C26 (Nissan)

Nilai minus lain untuk pertimbangan, performa Serena. Mesin 2,0 liter dengan teknologi katup variabel ganda, menyemburkan daya 147 PS dan torsi 206 Nm. Angka performa terbilang rata-rata. Yang jadi persoalan, transmisi CVT. Kinerjanya kurang baik dalam menyalurkan daya. Performanya kurang responsif dan banyak dinilai 'loyo'. Paling signifikan ketika bertemu tanjakan. Serena bakal kehabisan napas. Apalagi saat kabin terisi penuh.

Alasan lain untuk tidak membeli Serena C26, generasi terbaru C27 sudah beredar di luar sana. Rumornya malah sudah diuji dan bakal masuk tahun ini. Jadi sayang kalau membeli C26, tak lama muncul C27. Balik lagi, harga Serena C26 tidak lebih murah dari kompetitor.

Bakal beda cerita kalau Otolovers melirik mobil bekasnya. Harga Serena C26 bekas berkisar Rp 170 - 200 jutaan. Dengan banderol setengahnya, bisa dapat segala kelebihan yang dipunya Serena C26. Jadi, lebih baik menunggu generasi baru atau membeli bekas, ketimbang yang baru tapi masih Serena C26.

Sumber: OTO.com

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR