HOME » BERITA » MENGULIK LEBIH JAUH PROSPEK BISNIS OTOMOTIF DENGAN MODAL PEMBIAYAAN SYARIAH

Mengulik Lebih Jauh Prospek Bisnis Otomotif dengan Modal Pembiayaan Syariah

Seperti apa sih prospeknya untuk modal bisnis otomotif yang akan dijalankan?

Kamis, 14 Januari 2021 14:09 Editor : Wuri Anggarini
(c) Shutterstock

OTOSIA.COM - Punya impian membangun bisnis otomotif, tapi masih bingung memikirkan modalnya? Mungkin inilah dilema yang seringkali dirasakan para calon pelaku bisnis. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini, permodalan jadi hal yang bisa membuat rencana usaha jadi berantakan. Namun, solusinya kamu bisa memanfaatkan sumber modal eksternal seperti pembiayaan berbasis syariah yang kini sedang jadi populer di kalangan pelaku bisnis.

Seperti apa sih prospeknya untuk modal bisnis otomotif yang akan dijalankan? Temukan dalam Kelas Online Komunitas Bukalapak x Zurich yang digelar pada Rabu (13/01/2021) yuk!

Modal, Tantangan Paling Umum Sebelum Memulai Bisnis

Masalah permodalan sebenarnya jadi tantangan umum sebelum membangun bisnis apapun. Terlebih jika ingin bergerak dalam bidang otomotif yang membutuhkan modal besar. Yusron, Head of Syariah Adira Finance menjelaskan jika saat ini permodalan berbasis syariah semakin populer dan sering menjadi pilihan untuk mengembangkan usaha. Definisi Syariah merupakan aturan-aturan yang berkenaan dengan perilaku manusia yang sesuai dengan hukum syara (jalan yang lurus).

Prospek Permodalan Syariah untuk Bisnis Otomotif

Menjalankan bisnis otomotif dengan modal syariah, kenapa enggak? Permodalan dengan sistem syariah seringnya dipilih agar merasa aman dalam menjalankan hukum jual beli berlandaskan agama. Hukum tersebut disyariatkan oleh Allah kepada umat manusia menyangkut akidah, ibadah akhlak maupun muamalat (perdagangan).

Sesuai dengan tuntunan agama, sistem ini bebas bunga dan riba yang tentunya lebih meringankan para pelaku bisnis. Dengan begitu, bisa juga mencapai tujuan untuk menghindari tindakan kecurangan dan ketidakadilan.

Menyiapkan Laporan Keuangan untuk Permodalan Syariah

Sama seperti permodalan konvensional, untuk mengajukan pembiayaan syariah pun butuh menyiapkan laporan keuangan yang baik dan sesuai dengan konsep bisnis syariah.

"Bila kita ingin mendapatkan modal dari luar terutama dari perbankan dan lembaga keuangan lain kita sangat dituntut menyajikan laporan keuangan sesuai Syariah yang menceritakan bagaimana bisnis yang akan kita Kelola yang nantinya akan menjadi acuan pemangku kepentingan untuk memberikan modal," kata Yusron, Head of Syariah Adira Finance saat mengisi kelas online Komunitas Bukalapak x Zurich bertajuk Strategi Agar Usaha Tidak Rugi? Rabu (13/11/21).

Nantinya Laporan Keuangan Syariah yang baik akan memiliki manfaat sebagai pertimbangan dalam meluluskan permodalan sebagai berikut,

  1. Laporan Posisi Keuangan
    1. Alat Identifikasi tren ekonomi berjalan
    2. Sebagai alat Analisa kelayakan usaha sebuah entitas
  2. Laporan Laba Rugi
    1. Alat identifikasi profitabilitas sebuah entitas
    2. Membantu menilai tingkat risiko keuangan dan pajak dari entitas
    3. Alat bantu untuk melihat kemampuan keuangan entitas untuk memenuhi kewajiban dalam jangka panjang
  3. Catatan atas Laporan Keuangan
    1. Mempermudah dan memperjelas dalam memahami Laporan Keuangan
    2. Mengetahui informasi tentang pos yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dalam Laporan Keuangan

Jadi gimana, siap memulai usaha otomotif dengan pembiayaan syariah?

(adv/wri)