HOME » BERITA » MENOLAK LUPA, INDONESIA SAMPAI SEKARANG MASIH PUNYA HONDA VARIO 110

Menolak Lupa, Indonesia Sampai Sekarang Masih Punya Honda Vario 110

Sabtu, 01 September 2018 09:15 Editor : Cornelius Candra
Foto: AHM

OTOSIA.COM - Skutik premium saat ini benar-benar dikuasai oleh Honda Vario 125 dan Honda Vario 150. Sejak awal tahun 2018, keduanya selalu menempati urutan ketiga dan keempat, di bawah produk Honda lainnya, yaitu Honda Beat serta Honda Scoopy.

Namun, ketenaran Honda Vario 125 dan Honda Vario 150 tidak turut dirasakan oleh saudaranya yang paling kecil, Honda Vario 110 eSP. Meski demikian, bukan berarti skutik ini tidak laku, bahkan sempat duduk di peringkat 9 dalam 10 motor terlaris Indonesia pada April 2018 lalu.

Secara desain, Honda Vario 110 eSP memang jauh berbeda dengan Honda Vario 125 dan 150. Skutik ini tampil lebih compact dan simpel. Selain itu, bodinya tak segambot kedua kakaknya.

Jika dilihat lebih lanjut, masih ada sedikit DNA dari Honda Vario generasi pertama yang dirilis pada tahun 2006 silam. Secara keseluruhan, desain Honda Vario 110 eSP ini masih cenderung membulat, terlebih di bagian belakang. Meski tampil beda, Honda Vario 110 eSP adalah model pertama yang mengadopsi LED headlight sejak dirilis PT Astra Honda Motor (AHM) pada tahun 2014.

Uniknya, mesin Honda Vario 110 eSP bukanlah hasil pengembangan dari Honda Vario Techno, tapi menggunakan dapur pacu yang sama dengan Honda Beat. Dengan kata lain, skutik ini adalah satu-satunya Honda Vario yang tidak memiliki pendingin cairan.

Meski demikian, Honda Vario 110 eSP tetap dibekali dengan teknologi terbaik dari pabrikan berlogo sayap itu. Selain lampu depan LED, skutik ini juga memiliki Idling-Stop System, Answer Back System, Combi Brake System, Side-stand switch, ACG Starter, dan bagasi berkapasitas 13 liter.

Berdasarkan situs resmi AHM, saat ini, Honda Vario 110 eSP ditawarkan dalam 4 varian harga, CBS Rp16,925 juta, CBS Advanced RP17,025 juta, dan CBS-ISS Rp17.725 juta. Sementara itu, versi tertingginya, CBS-ISS Advanced, dibanderol Rp 17,825 juta.

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR