HOME » BERITA » MENYIKSA PART TRAIL LOKAL DI JALUR TRABAS SEJAUH 300 KM, INI HASILNYA

Menyiksa Part Trail Lokal di Jalur Trabas Sejauh 300 Km, Ini Hasilnya

Komponen motor trail buatan anak bangsa tidak kalah dengan luar negeri. Setelah dites 300 km di medan berat, tidak ada satu pun komponen rusak.

Sabtu, 05 Desember 2020 08:15 Editor : Nazarudin Ray
Menyiksa Part Trail Lokal di Jalur Trabas Sejauh 300 Km, Ini Hasilnya
Motor trail 150 yang dijejali part dalam negeri Scarlet Racing (Istimewa)

OTOSIA.COM - Penyuka motor trail terus tumbuh sejalan dengan semakin bertambahnya agen pemegang merek yang memasarkan motor dual purpose. Komunitas motor jenis ini pun kian marak, dengan berbagai kegiatan petualangan di medan offroad.

Lantaran kerap melewati medan berat, motocross membutuhkan komponen-komponen pendukung yang tangguh menerjang tanah dan bebatuan, seperti pelek, ban, shockbreaker dan sebagainya.

Memenuhi kebutuhan para petualang roda dua, Scarlet Racing, brand aftermarket lokal, menyodorkan set paket trabas. Paket tersebut terdiri dari pelek berbagai ukuran, seperti 16-185/19-160, 16-215/19-160, 18-185/21-160, 18-215/21-160, dan juga 28-hole dan 36-hole.

1 dari 4 Halaman

Pilihan lain adalah tromol, jari-jari, gear set, swing arm, upside down, sokbreker belakang, setang, footstep, grip, operan kopling, pedal rem, stabilisher rantai, cakram, kaliper dan masih banyak lainnya.

Seluruh komponen di atas dapat diaplikasikan pada Honda CRF 150, Kawasaki KLX 150, Kawasaki D-Tracker, dan Yamaha WR 155.

"Kami ingin membuktikan bahwa merek lokal seperti Scarlet Racing bisa merancang komponen tersebut dengan kualitas terbaik, dan tidak kalah dengan brand impor," ujar Suwandi, pemilik Scarlet Racing.

2 dari 4 Halaman

Harga yang dipatok sesuai konten paket. Satu paket tersebut Scarlet melepas dengan harga Rp 15 jutaan. Namun konsumen bisa membeli secara terpisah sesuai kebutuhan dan isi kantong.

Misalnya, untuk wheel set berikut tromolnya dijual seharga Rp 4 jutaan, sementara untuk sokbreker belakang dipasarkan Rp 1,5 juta, swing-arm dibanderol Rp 1,5 juta, dan gear set Rp 300 ribu.

3 dari 4 Halaman

Menurut Suwandi, meski buatan lokal, jangan ragukan soal kualitas. Pasalnya beberapa waktu lalu tim Research and Development Scarlet Racing yang berisikan para profesional di medan offroad melakukan uji produk di berbagai tempat yang berbeda.

Aktivitas pembuktian ini dilakukan di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat; kawasan Gunung Merapi, Yogyakarta, serta di Pegunungan Bromo dan juga Batu, Malang, Jawa Timur. Jalur yang dilalui cukup sulit, mulai dari bebatuan, tanah, lumpur dengan turunan dan tanjakan yang tidak bisa dianggap remeh.

4 dari 4 Halaman

Pengujian dilakukan oleh dua orang yang memang berpengalaman dalam mengendarai motor trail di jalur ekstrem. Hasilnya, semua komponen tidak mengalami masalah. Padahal jarak yang mereka tempuh sekitar 300 km di ketiga lokasi itu.

"Kami tidak mengalami masalah, semua komponen aman, tidak ada yang patah atau rusak. Kami buktikan brand lokal ini kualitasnya sangat baik, tidak ada kerusakan, mulai dari berangkat sampai pulang utuh, tidak ada kendala," ungkap Adrian, tim RnD Scarlet Racing.

BERI KOMENTAR