HOME » BERITA » MERASAKAN KESTABILAN DAIHATSU ALL NEW SIRION MEMBELAH JAKARTA

Merasakan Kestabilan Daihatsu All New Sirion Membelah Jakarta

Jum'at, 16 Maret 2018 11:21 Editor : Nurrohman Sidiq
Foto by Muhammad Hafid

OTOSIA.COM - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar media test drive All New Sirion hari Kamis (15/03). Otosia pun berpartisipasi dalam kegiatan uji jalan city car yang diimpor dari Malaysia itu.

Mengambil start di PT ADM-Vehicle Logistic Center, Sunter, Jakarta Utara, kami diberikan kebebasan untuk menjajal kendaran tanpa melakukan konvoi. Dibagi menjadi dua sesi, kami pun mencoba Sirion dengan transmisi otomatis terlebih dahulu.

Menuju Museum Macan di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kami dihadapkan kondisi jalan yang beragam mulai dari macet, menanjak, berkelok-kelok dan tol yang lengang. Dari segi tenaga, mesin 1,3LDual VVT-i yang digunakan bisa dibilang cukup bertenaga dan mudah dikendalikan.

Hanya saja untuk mengontrol transfer tenaga ke ban agak sedikit tricky. Tak jarang kami harus memainkan pedal gas sedemikian rupa untuk mendapatkan pasokan tenaga yang pas.

Meski begitu, menariknya transmisi otomatis yang digunakan Sirion generasi ketiga ini terbilang sangat halus. Hampir tak ada jeda atau hentakan yang biasanya dirasakan pada transmisi otomatis konvensional pada umumnya.

Yang menjadi highlight dari city car Daihatsu ini adalah kestabilannya saat bermanuver. Tak aneh memang, soalnya mobil yang lebih ditujukan untuk anak muda ini benar-benar mengejar performa berkendara. Pengaturan suspensi yang keras dan stabilizer membuat Sirion sangat stabil ketika menikung. Mobil pun terasa tidak gambang kebanting, sehingga tikungan bisa dilibas dengan kecepatan cukup tinggi.

Tentunya hal tersebut menimbulkan konsekuensi. Di mana sisi kenyamanan menjadi sedikit berkurang. Mungkin konsekuensi itu tidak akan terlalu dirasakan penumpang di bagian depan. Namun untuk penumpang di bagian belakang, mereka akan gampang menerima dampak, khususnya saat melewati jalan tidak rata atau speed trap.

Memasuki sesi kedua dengan mengambil start di bilangan Serpong, kami pun beralih ke Sirion bertransmisi manual. Kesenangan berkendara tampaknya benar-benar bisa didapatkan pada varian ini. Soalnya, selain bisa mengatur sendiri perpindahan gigi, transfer tenaga ke bannya terasa lebih responsif.

Varian ini kami rasa sangat cocok untuk anak muda yang menyenangi tenaga responsif, kelincahan nan stabil.

 (kpl/sdi)

BERI KOMENTAR