HOME » BERITA » PERHATIKAN HAL-HAL YANG HARUS DIHINDARAI SAAT MERAWAT BATERAI MOBIL LISTRIK

Perhatikan Hal-Hal yang Harus Dihindarai saat Merawat Baterai Mobil Listrik

Merawat baterai mobil listrik tidaklah sulit. Menaruh mobil dibawah matahari terik dan membiarkan baterai kosong tidak dianjurkan.

Minggu, 23 Agustus 2020 17:15 Editor : Nazarudin Ray
Perhatikan Hal-Hal yang Harus Dihindarai saat Merawat Baterai Mobil Listrik
SUV Listrik Mitsubishi Outlander PHEV (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Mitsubishi meluncurkan Outlander PHEV pada bulan Juli tahun 2019 klalu. Mobil Plug-In Hybrid Electric Vehicle pertama yang dijual di Indonesia ini cukup mendapat respon positif, terutama mereka yang peduli dengan lingkungan.

Bahkan mobil ini dimanfaatkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai unit kegiatan tanggap darurat dan unit pendukung aktivitas pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Dengan sederet teknologi mumpuni, benarkah perawatan baterai Outlander PHEV tidak mudah?

"Konsumen tidak perlu khawatir mengenai baterai Mitsubishi Outlander PHEV karena perawatannya cukup mudah. Selain itu baterai juga bergaransi 100.000 km atau 3 tahun, merujuk pada ketentuan yang tertera di service manual book," buka Boediarto, Head of After Sales Service Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

1 dari 2 Halaman

Menurut Boediarto merawat baterai secara maksimal sebisa mungkin hindari memarkir kendaraan di lokasi dengan temperatur tinggi dan terkena sinar matahari langsung.

Ia menyarankan, ketika digunakan sehari-hari tetap menjaga kapasitas baterai di persentase sedang. Selain itu menghindari kondisi baterai kosong dan tidak disarankan untuk menyimpan kapasitas baterai dalam kondisi penuh dalam jangka waktu yang lama.

"Pengguna dapat memaksimalkan metode pengisian daya normal atau fasilitas home charging dengan arus listrik rendah, dan minimalisir penggunaan metode quick charging dengan arus tinggi kecuali diperlukan," imbuhnya.

2 dari 2 Halaman

Sebaliknya, jika konsumen hanya dapat menggunakan metode quick charging, Boediarto merekomendasikan untuk tetap menggunakan metode pengisian daya normal setidaknya 

Saat ini MMKSI telah bekerja sama dengan diler resmi Mitsubishi Motors dan institusi di Indonesia menyediakan fasilitas pengisian daya cepat di 16 titik di Jabodetabek, dan Bali. Selanjutnya akan ditambah secara bertahap.

BERI KOMENTAR