HOME » BERITA » MERAWAT BUSI MOTOR BIAR MESIN AWET DAN TIDAK BOROS BBM

Merawat Busi Motor Biar Mesin Awet dan Tidak Boros BBM

Busi sepeda motor perlu dicek untuk memastikan kinerjanya, Busi wajib diganti tiap 3.000 km karena akan berpengaruh terhadap kinerja mesin dan konsumsi BBM.

Senin, 29 November 2021 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Merawat Busi Motor Biar Mesin Awet dan Tidak Boros BBM
Ilustrasi kepala busi hitam (Istimewa)

OTOSIA.COM - Busi yang berkualitas adalah bagian penting dalam produksi bunga api yang baik. Jadi secara umum, busi berfungsi memercikan bunga api untuk membakar campuran udara atau bahan bakar.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih busi untuk performa mesin yang lebih baik adalah ukuran busi, angka panas busi dan penampilan fisik busi.

1 dari 3 Halaman

Jangan sampai salah untuk memilih busi, karena harus disesuaikan dengan spesifikasi yang sudah dikeluarkan oleh pabrikan dan di setiap busi memiliki kode.

"Busi berperan dalam memaksimalkan pembakaran di dalam ruang bakar, karena itu juga perlu diperhatikan perawatannya sehingga dapat berfungsi dengan baik. Dengan begitu mendukung performa mesin dan mengoptimalkan penggunaan bahan bakar," buka Muslian, Manager Service Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers.

2 dari 3 Halaman

Muslian kemudian membeberkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan busi.

Menurut dia, jika berwarna hitam, baik pekat atau putih maka kemungkinan terdapat bagian komponen yang sudah mengalami keausan di bagian mesin di dalam ruang bakar. Warna ideal sedikit lebih coklat pada bagian kepala busi.

"Pada penggunaan setiap 2.000 km - 3.000 km harus dicek dan dibersihkan. Cek karbon dan kerak, lalu dibersihkan insolatornya," imbuhnya.

3 dari 3 Halaman

Gap busi

Periksa gap businya. Jangan terlalu renggang atau jauh. Jika terlalu jauh berakibat sulit untuk dinyalakan. Sedangkan jika terlalu dekat atau rapat akan mengakibatkan mesin cenederung panas.

Pada penggunaan setiap 2000 km - 3000 km direkomendasikan busi diganti sesuai kode busi masing-masing kendaraan. Jika tidak diganti, sementara penggunaannya melewati jarak pemakaian tersebut, maka performa mesin akan mengalami penurunan.

"Tidak hanya performa mesin menurun bahkan dapat membuat bensin lebih boros," pungkasnya.

BERI KOMENTAR