HOME » BERITA » MERAWAT REM CAKRAM SEPEDA MOTOR SAAT MUSIM HUJAN

Merawat Rem Cakram Sepeda Motor Saat Musim Hujan

Salah satu komponen penting sepeda motor yang perlu diperhatikan saat musim hujan adalah rem cakram. Cakram harus dibilas air bersih untuk membersihkan kotoran usai terkena hujan.

Minggu, 07 November 2021 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Merawat Rem Cakram Sepeda Motor Saat Musim Hujan
Ilustrasi membersihkan rem cakram (Istimewa)

OTOSIA.COM - Saat ini sudah masuk musim penghujan. Hujan mulai turun di beberapa wilayah, baik intensitas ringan hingga lebat. Selain berkendara menuntut ekstra waspada karena jalan menjadi licin, merawat komponen sepeda motor juga sangat penting di saat musim hujan.

Salah satu komponen sepeda motor yang butuh perawatan khusus adalah rem. Sebab komponen ini fungsinya sangat vital untuk mengurangi atau menatur kecepatan kendaraan sesuai kondisi yang dihadapi.

"Hujan sudah kerap turun menjelang akhir tahun ini, karenanya para pengendara sepeda motor perlu memperhatikan perawatan rem. Karena itu kami memberikan beberapa tips perawatan rem cakram agar kinerjanya selalu dapat bekerja dengan baik," buka Johannes B.M.S, Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – DIY).

Berikut tips merawat rem cakram motor saat musim hujan :

1 dari 4 Halaman

1. Bersihkan rem cakram

Jika berkendara dalam kondisi hujan, maka setelah sampai di tempat tujuan sebaiknya bersihkan cakram dari air hujan dengan cara menyiram cakram dengan air bersih atau gunakan brake cleaner yang direkomendasikan.

Keringkan bagian-bagian yang dapat dijangkau dengan menggunakan kain majun yang bersih sembari roda sedikit diputar perlahan. Cara ini akan lebih mudah jika posisi kendaraan pada main stand atau standar tengah.

"Iini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan lumpur yang menempel akibat terbawa air hujan yang dapat mengakibatkan karat dan rem menjadi seret," jelasnya.

2 dari 4 Halaman

2. Menganalisis dari bunyi saa

Kenali suara-suara yang timbul saat pengereman. Ini salah satu indikasi kondisi pengereman sepeda motor. Suara yang timbul umumnya mendecit, yang berarti ada kotoran diantara kampas rem dengan piringan cakram.

Suara yang timbul umumnya akan mengurangi daya cengkram rem, sehingga pengereman kurang maksimal.

Selain itu adanya suara gesekan yang cukup keras, merupakan ciri kampas rem yang sudah mendekati limit batas ketebalan. Maka untuk penanganan hal ini disarankan melakukan penggantian kampas rem.

3 dari 4 Halaman

3. Memakai part orisinil

Agar performa pengereman tetap optimal disarankan menggunakan suku cadang asli yang sudah dijamin kualitasnya. Misalnya sukucadang Yamaha jika motor yang digunakan adalah merek ini.

4 dari 4 Halaman

4. Minyak rem

Ada 2 macam spesifikasi minyak rem yang disarankan untuk sepeda motor saat ini yaitu DOT 3 & DOT 4. Perbedaan keduanya tidak terlalu banyak, diantaranya zat aditif yang terkandung di dalamnya dan titik didih yang berbeda.

Tapi jangan jangan salah pilih. Khusus pengguna sepeda motor Yamaha dengan sistem pengereman ABS sebaiknya menggunakan spesifikasi minyak rem DOT 4 agar pengereman tetap optimal dan menjaga komponen ABS awet dan tahan lama.

Untuk menjaga performa pengereman dan komponen ABS agar tahan lama, disarankan melakukan penggantian minyak rem secara berkala setiap 20.000 km.

Lakukan perawatan berkala pemeriksaan seluruh komponen kendaraan Anda setiap 3.000 km/3 bulan sekali.

BERI KOMENTAR