HOME » BERITA » MERCEDES-BENZ AKAN BERALLIH KE ELEKTRIFIKASI PENUH PADA AKHIR DEKADE

Mercedes-Benz akan Berallih ke Elektrifikasi Penuh Pada Akhir Dekade

Mercedes-Benz akan beralih ke elektrifikasi penuh pada akhir dekade. Saat ini Mercedes-Benz tengah mempersiapkan jaringan produksi globalnya untuk output electric-only.

Rabu, 28 Juli 2021 22:15 Editor : Nazarudin Ray
Mercedes-Benz akan Berallih ke Elektrifikasi Penuh Pada Akhir Dekade
Mercedes-Benz tengah mempersiapkan jaringan produksi global EV (Mercedes-Benz Indonesia)

OTOSIA.COM - Mercedes-Benz mengumumkan akan beralih ke elektrifikasi penuh pada akhir dekade jika kondisi pasar memungkinkan. Untuk memfasilitasi pergantian ini, Mercedes-Benz kini telah mempersiapkan rencana komprehensif yang mencakup percepatan R&D secara siginifikan.

Secara total, investasi ke dalam baterai kendaraan listrik antara 2022 dan 2030 akan berjumlah lebih €40 milyar. Percepatan dan kemajuan rencana portofolio kendaraan listrik (EV) akan memajukan titik kritis untuk adopsi EV.

"Pergeseran kendaraan listrik (EV) semakin cepat, khususnya di segmen luxury yang dimiliki Mercedes-Benz. Titik kritisnya semakin dekat dan kami akan siap karena pasar beralih ke elektrifikasi penuh pada akhir dekade ini," ujar Ola Kallenius, CEO Daimler AG dan Mercedes-Benz AG

1 dari 3 Halaman

Mercedes-Benz saat ini mempersiapkan jaringan produksi globalnya untuk output electric-only dengan kecepatan peningkatan yang dirancang untuk mengikuti permintaan pasar. Berkat investasi awal ke dalam manufaktur fleksibel, dan sistem produksi MO360 yang canggih, Mercedes-Benz dapat memproduksi BEV secara massal saat ini.

Rencana tersebut paling cepat direalisasikan tahun depan, di mana delapan kendaraan listrik Mercedes-Benz akan diproduksi di tujuh lokasi di tiga benua. Selain itu, semua lokasi perakitan mobil penumpang dan baterai yang dijalankan oleh Mercedes-Benz AG akan beralih ke produksi netral karbon pada tahun 2022.

2 dari 3 Halaman

Salah satu kendaraan listrik Mercedes-Benz (Mercedes-Benz Indonesia)

Pada tahun depan Mercedes-Benz akan memiliki kendaraan listrik baterai (BEV) di seluruh segmen perusahaan. Dimulai dari tahun 2025 dan seterusnya, seluruh arsitektur kendaraan yang baru diluncurkan ini hanya akan menggunakan elektrifikasi penuh dengan pilihan alternatif tipe all-electric pada setiap model.

Selain itu Mercedes-Benz tengah mengembangkan Vision EQXX, sebuah mobil listrik dengan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer, dan menargetkan angka satu digit untuk Kwh per 100 kilometer pada kecepatan mengemudi jalan raya normal.

"Langkah ini menandakan relokasi modal secara mendalam. Dengan mengelola transformasi yang lebih cepat ini sambil menjaga target profitabilitas, kami akan memastikan kesuksesan abadi Mercedes-Benz. Berkat tenaga kerja kami yang sangat berkualitas dan termotivasi, saya yakin kami akan sukses di era baru yang menarik ini," ungkap Ola Kallenius.

3 dari 3 Halaman

Mercedes-Benz juga melakukan standar baru dalam pengisian daya baterai. Plug & Charge nantinya memungkinkan pelanggan untuk plug-in, charge dan mencabut tanpa langkah tambahan untuk otentikasi dan proses pembayaran.

Plug & Charge akan ditayangkan dengan peluncuran pasar EQS akhir tahun ini. Mercedes me Charge sudah siap menjadi salah satu jaringan pengisian daya terbesar di dunia dan saat ini terdiri dari lebih 530.000 titik pengisian daya AC dan DC di seluruh dunia.

BERI KOMENTAR