HOME » BERITA » MESIN MOTOR BERISIK, BISA JADI INI PENYEBABNYA

Mesin Motor Berisik, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kenali penyebab suara berisik di sebelah kiri mesin motor selain rantai keteng.

Selasa, 02 Juli 2019 21:45 Editor : Cornelius Candra
Mesin Motor Berisik, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Rantai keteng (motovillage.org)

OTOSIA.COM - Rantai keteng atau camchain kerap kali menjadi penyebab adanya suara berisik dari sebelah kiri mesin sepeda motor. Namun, ternyata komponen tersebut bukanlah sumber masalah satu-satunya.

Rantai keteng, atau rantai mesin, adalah rantai yang menghubungkan antara roda gigi poros noken as (penggerak rocker arm). Ketika rantai kendur, maka yang terjadi adalah rantai akan bergesekan dengan komponen terdekat lain. Muncullah suara-suara berisik itu.

Perlu dicatat, meski sebagian besar rantai keteng ada di kiri, tapi pada motor tertentu ia ada di sebelah kanan, contohnya Yamaha Scorpio.

Selain rantai keteng, ada pula penyebab lain yang dapat mengakibatkan munculnya suara berisi di mesin, yaitu tensioner rantai keteng. Komponen ini adalah komponen yang bebas perawatan sehingga cukup jarang diperhatikan pemilik motor.

Padahal fungsinya sangat vital, dan juga berkaitan dengan kerja rantai keteng itu sendiri.

1 dari 1 Halaman

Fungsi Tensioner

Mesin Motor Berisik, Bisa Jadi Ini PenyebabnyaFungsi Tensioner

"Masalah kalau keluar suara berisik di mesin itu juga bisa karena tensioner sudah jebol. Tensioner itu untuk menahan ketegangan rantai keteng," ujar Rudi, mekanik di Motoraya, bengkel yang ada di kawasan Mampang, Jakarta, kepada Liputan6.com, Senin (7/8/2017).

Tensioner rantai keteng, sebagaimana tensioner rantai roda, berfungsi menjaga agar ketegangan rantai keteng tetap sesuai. Bedanya, batang penegang tensioner hanya bisa untuk maju, tidak mundur.

"Jadi kalau batang tensioner sudah terkikis, akhirnya berpengaruh ke ketegangan rantai keteng meski sebenarnya rantainya sendiri belum kendur," sambung Rudi.

Harga tensioner rantai keteng sendiri beragam. Sebagai contoh, untuk Yamaha Jupiter MX, harga sparepart aslinya Rp 100 ribuan. Sementara merek aftermarket biasa hanya Rp 45 ribu. Catatan tambahannya, penggantian tensioner bisa dilakukan sendiri karena tidak terlalu repot.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR