HOME » BERITA » MESKI BERBEKAL JIMAT DAN KUNCI T, NAPI ASIMILASI GAGAL GONDOL SEPEDA MOTOR

Meski Berbekal Jimat dan Kunci T, Napi Asimilasi Gagal Gondol Sepeda Motor

Polsek Serpong membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor di Rawa Buntu. Satu dari dua pelaku merupakan napi asimilasi.

Rabu, 20 Mei 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Meski Berbekal Jimat dan Kunci T, Napi Asimilasi Gagal Gondol Sepeda Motor
Pencurian sepeda motor (Ilustrasi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pada program asimilasi bulan Maret 2020 lalu, seorang narapidana akhirnya bebas. Sayangya, kini dia kembali berulah dan siap-siap kembali menjalani hidup di dalam bui.

Melansir Merdeka.com, pelaku tersebut adalah YS (29) yang gagal melancarkan aksinya mencuri sepeda motor. Dalam aksinya kali ini dia bersama dengan MA (35).

Berbekal kunci T, keduanya mencoba membawa kabur sepeda motor milik Ujang (47). Tapi usahanya digagalkan warga dan portal yang terpasang di akses keluar area perkampungan di Kampung Dadap, Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (18/5/2020) malam.

"Kedua pelaku yang aksinya sudah diketahui warga, teralang portal hingga akhirnya berhasil diamankan," terang Kapolsek Serpong, AKP Supriyanti (19/5/2020).

1 dari 1 Halaman

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi pun membenarkan bahwa YS warga Ciputat merupakan narapidan asimilasi yang baru keluar tahanan pada Maret lalu.

"Benar, pelaku YS ini adalah narapidana asimilasi yang baru saja keluar. Untuk modusnya sendiri, pelaku merusak kunci kontak sepeda motor korban dengan kunci T," ucap dia.

Atas perbuatan keduanya disangkakan pasal 363 KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan dua unit sepeda motor hasil curian dan milik pelaku, gagang besi T yang terbungkus lakban, 3 mata kunci leter T, 3 kunci cadangan untuk 3 merk sepeda motor berbeda dan satu dompet pelaku berisi lembaran uang kertas, jimat dan wafak milik pelaku.

"Pelaku masih dalam penyelidikan, keduanya kemarin sempat kami obati karena diamuk masa ada luka-luka. Benar salah seorang di antaranya membawa jimat, enggak mengerti apa fungsinya," ucap dia.

BERI KOMENTAR