HOME » BERITA » MESKI DIBEKALI SABUK PENGAMAN, TERNYATA PENUMPANG DI KURSI BELAKANG MASIH TAK AMAN

Meski Dibekali Sabuk Pengaman, Ternyata Penumpang di Kursi Belakang Masih Tak Aman

Mobil-mobil modern memang sudah dilengkapi dengan fitur berteknologi canggih. Tapi menurut pengamat keselamatan jalan, hal itu tak memberikan dampak signifikan bagi penumpang belakang.

Jum'at, 26 April 2019 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi kecelakaan (Freedom Channel)

OTOSIA.COM - Mobil-mobil modern memang sudah dilengkapi dengan fitur berteknologi canggih. Tapi menurut pengamat keselamatan jalan, hal itu tak memberikan dampak signifikan bagi penumpang belakang.

Beberapa kecelakaan membuat penumpang belakang mengalami cedera serius. Parahnya, beberapa kehilangan nyawa dalam kecelakaan frontal.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Insurance Institute for Highway Safety, hal itu karena proteksi untuk penumpang depan lebih baik daripada penumpang belakang. Melansir Autoevolution, pengamat keselamatan jalan, mengatakan tahun 2014 insiden kecelakaan yang menyebabkan penumpang belakang terluka parah hingga tewas banyak terjadi.

IIHS Menilai sistem keselamatan untuk penumpang depan terus diperbarui. Sedangkan di keselamatan penumpang belakang belum mendapatkan hal serupa.

Dari 117 kecelakaan, IIHS mendata rata-rata cedera serius yang dialami penumpang belakang ada pada bagian dada dan kepala. Cedera pada dada disebut karena ada tekanan dari sabuk keselamatan sisi bahu. Sedangkan cedera pada kepala karena penumpang terbentur bagian interior mobil.

"Kami berharap ada evaluasi baru untuk kemajuan sistem keselamatan penumpang di kursi belakang," ujar Presiden IIHS, David Harkey. Hasil penelitian ini akan dijadikan acuan baru untuk organisasi, untuk membuat kriteria uji keselamatan mobil.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR