HOME » BERITA » MESKI PANDEMI COVID-19, PENJUALAN MOBIL MEWAH INI JUSTRU NAIK

Meski Pandemi COVID-19, Penjualan Mobil Mewah Ini Justru Naik

Nasib Porsche lebih baik dari pabrikan lain saat musim pandemi COVID-19. Pabrikan mobil asal Jerman itu berhasil melewati tahun 2020 dengan penjualan yang cukup memuaskan.

Kamis, 14 Januari 2021 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Meski Pandemi COVID-19, Penjualan Mobil Mewah Ini Justru Naik
Penjualan Porsche 2020 (Carbuzz)

OTOSIA.COM - Tahun 2020 terasa menyulitkan bagi hampir seluruh orang di dunia. Adanya virus Corona (COVID-19) membatasai dan memberikan dampak buruk bagi semua aspek, tak terkecuali sektor otomotif.

Tapi rupanya, Porsche sedikit lebih beruntung ketimbang pabrikan mobil lainnya. Produsen mobil asal Jerman itu baru saja merilis angka penjualan secara global pada tahun 2020.

Dilansir dari Carbuzz, Porsche berhasil mengirim 272.162 unit mobil baru ke seluruh dunia. Angka itu sebenarnya 3 persen lebih rendah dari angka penjualan pada 2019, yakni 280.800 unit.

"Krisis virus Corona menjadi tantangan besar mulai musim semi 2020 dan seterusnya. Namun demikian, kami dapat menjaga pengiriman relatif stabil untuk tahun ini secara keseluruhan," kata Anggota Dewan Eksekutif Porsche untuk Penjualan dan Pemasaran, Detlev von Platen.

1 dari 1 Halaman

(c) Carbuzz

Kunci kesuksesan Porsche pada tahun 2020 ada pada mobil listrik Taycan. Total sebanyak 20.015 unit terjual pada tahun 2020 meskipun produksi sempat dihentikan selama enam pekan.

Sementara itu, Porsche 911 juga berhasil melewati tahun 2020 dengan penjualan yang baik, yakni 34.328 unit. Sementara permintaan tertinggi adalah model Cayenne dengan angka 92.860 unit, yang mana naik 1 persen dari tahun 2019.

Porsche mengirimkan 57.294 unit mobil baru ke pasar Amerika Serikat, turun 6,9 persen dari tahun lalu. Kemudian ke pasar Eropa sebanyak 80.892 unit, yang mana turun 9 persen dari 2019.

Namun, pengiriman ke pasar China, Asia-Pasifik, Afrika, dan Timur Tengah justru mengalami peningkatan. Pengiriman ke China naik 3 peren dan wilayah lain naik 4 persen.

BERI KOMENTAR