HOME » BERITA » MGPA: SIRKUIT MANDALIKA BISA-BISA SAJA UNTUK FORMULA 1

MGPA: Sirkuit Mandalika Bisa-Bisa Saja untuk Formula 1

Sirkuit Mandalika Lombok bisa saja menggelar Formula 1 selain MotoGP dan WSBK sepanjang mengikuti standar homologasi dari FIM atau FIA.

Sabtu, 04 September 2021 19:15 Editor : Nazarudin Ray
MGPA: Sirkuit Mandalika Bisa-Bisa Saja untuk Formula 1
Balapan Formula 1 (formula1.com)

OTOSIA.COM - Sepak terjang Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk mewujudkan Sirkuit Mandalika sebagai tempat balapan kelas dunia WSBK bahkan MotoGP mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan untuk balap Formula 1.

Harapan ini memang begitu tinggi mengingat hal tersebut akan sangat bersejarah jika memang terwujud. Terlebih lagi, tidak ada penolakan jika Sirkuit Mandalika dianggap siap untuk lintasan Formula 1.

1 dari 3 Halaman

Namun, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah ingin agar publik paham secara teknis mengenai kesempatan ini.

"Ini adalah hot topic pada saat ini. Kami perlu memperjelasnya sekali lagi. Sirkuit membutuhkan homologasi FIM atau FIA. Jadi jika kita ingin membawa F1 ke sini kita harus mengikuti standar homologasi FIA," ujarnya.

2 dari 3 Halaman

Namun ia dengan tegas bahwa akan sangat memungkinkan bagi Sirkuit Mandalika untuk digunakan sebagai lintasan F1.

"Kami sendiri sangat yakin bahwa sirkuit kami bisa memenuhi standar tersebut. Namun, butuh waktu untuk bisa memenuhi persyaratan tersebut," ujarnya.

Tidak hanya perihal teknis, kebutuhan untuk mewujudkan F1 Mandalika juga berkaitan dengan dukungan dari pihak pemerintah. Di sisi lain, MGPA saat ini fokus ke MotoGP.

"Pada akhirnya nanti jika kita ingin membawa F1 ke sini, sekali lagi kami butuh dukungan pemerintah yang luar biasa seperti pada MotoGP. Kami sangat terbuka untuk diskusi, sangat terbuka untuk kesempatan tersebut, untuk membawa F1 ke Indonesia. Namun untuk saat ini fokus kami adalah MotoGP," tekannya.

3 dari 3 Halaman

Lebih jauh, Direktur Konstruksi dan Pengembangan MGPA Dwianto Eko Winaryo mengatakan bahwa untuk bisa menjadikan Mandalika sebagai sirkuit F1 dibutuhkan sejumlah ubahan.

Ubahan ini tidak lain karena balapan sepeda motor untuk MotoGP dan balapan mobil untuk Formula 1 membutuhkan sejumlah hal yang masing-masing bersifat khusus.

"Untuk bisa lolos FIA butuh adjusment. Secara track bisa atau tidak, bisa. Namun, kebutuhan motor dan mobil berbeda. Misalnya (kalau balap motor) jangan ada dibatasi, biar aja guling-guling (kalau bablas). Sementara untuk mobil (kalau tidak dibatasi) baliknya lagi susah," ujarnya.

BERI KOMENTAR