HOME » BERITA » MICROFIBER LEBIH BAIK DARI KAIN UNTUK RAWAT KENDARAAN, MITOS ATAU FAKTA?

Microfiber Lebih Baik dari Kain untuk Rawat Kendaraan, Mitos atau Fakta?

Disarankan lebih baik menggunakan microfiber untuk mengeringkan kendaraan. Benarkah demikian?

Jum'at, 17 April 2020 20:45 Editor : Cornelius Candra
Microfiber Lebih Baik dari Kain untuk Rawat Kendaraan, Mitos atau Fakta?
Perawatan motor di rumah (Kilap Premium)

OTOSIA.COM - Perawatan kendaraan di rumah biasanya terkesan seadanya. Tak sedikit orang yang mencuci kendaraan dengan sabun cuci piring dan mengeringkan menggunakan kain biasa.

Ternyata, mengeringkan kendaraan dengan kain biasa justru bisa menimbulkan baret halus. Hal itu diungkap oleh Dzahaby Razan, CEO Kilap Premium saat dihubungi oleh redaksi Otosia pagi tadi (17/4).

"Kalau diperhatikan kan kadang terlihat ada baret yang melingkar-melingkar, itu sebenarnya goresan karena menggunakan kain biasa," ujar pria yang akrab disapa Haby itu.

"Makanya, supaya tidak muncul baret-baret halus yang melingkar itu, kami lebih menyarankan menggunakan microfiber," tambahnya.

1 dari 1 Halaman

Haby menjelaskan microfiber memiliki daya serap yang baik. Dengan demikian, debu-debu tipis yang berada di tidak menggores permukaan body kendaraan.

"Microfiber juga bisa meminimalkan adanya waterspot gara-gara bekas air yang tidak kering karena daya serapnya yang baik," tambah Haby.

Meski demikian, ia menyebut bahwa microfiber memiliki beragam jenis. Tapi yang jelas, Haby menyatakan penggunaan bahan tersebut jelas lebih baik dibanding kain pada umumnya.

Biaya yang dikeluarkan untuk membeli microfiber sebenarnya tak terlalu besar. Ultimate Microfiber yang ditawarkan Kilap Premium hanya dibanderol Rp27.000 per lembarnya.

BERI KOMENTAR