HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, BAN LEBIH AWET JIKA DIISI NITROGEN

Mitos atau Fakta, Ban Lebih Awet Jika Diisi Nitrogen

Sabtu, 14 April 2018 11:15 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : Ban mobil / bigdogmotorcyclescolumbus.com

OTOSIA.COM - Depo tambal ban dan pengisian nitrogen semakin menjamur di Indonesia. Fasilitas ini biasanya terdapat pada SPBU di berbagai daerah. Tentunya hal itu disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat. Selain itu, harga yang ditawarkan pun semakin terjangkau.

Tak jarang pula yang mengatakan bahwa dengan menggunakan nitrogen, ban kendaraan bisa lebih awet jika dibanding dengan menggunakan angin biasa. Namun, beberapa orang hanya menganggap bahwa pendapat itu adalah sugesti belaka.

Menanggapi hal tersebut, Bambang Hermanuhadi, Manager Training Dunlop Indonesia, angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa manfaat nitrogen bukanlah mitos, tetapi fakta. Pasalnya, nitrogen tidak mudah keluar dari karet ban. Hal ini dikarenakan udara bebas yang adaa di luar memiliki kandungan nitrogen pula.

"78 persen nitrogen tapi ada oksigennya juga. Oksigen itu punya pori-pori lebih kecil daripada karet ban. Jadi kalau kita biarkan saja seminggu, bannya gak dipakai misalnya, dia akan keluar, bocor," kata Bambang kepada Liputan6.com.

Ia pun mengatakan bahwa kadar oksigen pada tempat pengisian nitrogen di bengkel atau pun SPBU lebih rendah lagi. Tentunya, dampak positif yang muncul ialah tingkat kebocoran menjadi lebih kecil juga. Hal itu akhirnya berdampak pada keamanan ban ketika digunakan.

Kelebihan nitrogen lainnya adalah suhu di dalam ban kendaraan menjadi lebih stabil. Bambang menyatakan memang ada peningkatan temperatur, tetapi tidak terlalu tinggi. Ban yang tetap dingin menjadi tetap awet karena musuh ban ialah panas. Menurutnya, suhu tinggi dapat membuat ban menjadi empuk. Karena itulah, permukaan ban akan cepat aus karena gesekan yang lebih tinggi.

Sumber : Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR