HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, BERKENDARA TERLALU PELAN JUSTRU SEBABKAN KECELAKAAN

Mitos Atau Fakta, Berkendara Terlalu Pelan Justru Sebabkan Kecelakaan

Tak hanya kebut-kebutan, berkendara terlalu pelan juga berpotensi jadi penyebab kecelakaan.

Rabu, 01 Januari 2020 14:15 Editor : Cornelius Candra
Mitos Atau Fakta, Berkendara Terlalu Pelan Justru Sebabkan Kecelakaan
Kecelakaan mobil (tctimes.com)

OTOSIA.COM - Kecelakaan lalu lintas umumnya disebabkan oleh pengendara yang tidak bertanggung jawab. Kerap kali, mobil dipacu dalam kecepatan tinggi dan ada pelanggaran lalu lintas lainnya, seperti menerobos lampu merah.

Namun, mengutip dari Daily Star, salah satu penyebab kecelakaan di Inggris justru adalah berkendara terlalu pelan. Tahun lalu, tercatat ada 132 korban luka ringan, 26 luka serius dan 2 orang meninggal akibat hal tersebut.

Memang, Britania Raya memiliki regulasi yang mengatur kecepatan minimum kendaraan di jalan raya. Hanya saja, hal itu tidak dituliskan menjadi road sign atau rambu lalu lintas.

1 dari 1 Halaman

Mitos Atau Fakta, Berkendara Terlalu Pelan Justru Sebabkan Kecelakaan

Hukumannya tak tanggung-tanggung, pengendara yang laju kendaraannya terlalu pelan akan dikenai denda sebesar GBP100 atau Rp1,85 jutaan. Selain itu, SIM mereka akan dikenai penalti 3 poin(Kurs GBP1 = Rp18.482).

Hugh Bladon dari Aliansi Pengendara Inggris melontarkan pernyataan yang cukup keras terkait hal ini. Ia menyebut mereka yang berkendara terlalu pelan adalah orang bodoh dan benar-benar egois.

Aturan serupa sebenarnya juga ada di Indonesia. Namun, kecepatan minimum berkendara hanya diterapkan pada jalan tol, umumnya 60 km/jam. Selain itu, tentu ada regulasi terkait batas maksimal laju kendaraan.

BERI KOMENTAR