HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, BIODESEL MENYEBABKAN KERAK PADA TANGKI BAHAN BAKAR

Mitos atau Fakta, Biodesel Menyebabkan Kerak Pada Tangki Bahan Bakar

Biodiesel dipakai sebagai energi alternatif pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM). untuk mesin berjenis diesel/solar.

Senin, 18 Februari 2019 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Biosolar B20 (Istimewa)

OTOSIA.COM - Biodiesel dipakai sebagai energi alternatif pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM). untuk mesin berjenis diesel/solar.

Biodiesel ini bisa dipalikasikan dalam bentuk 100 persen (B100) atau camputan dengan minyak soar pada tingkat konsentrasi tertentu seperti B20.

Nah, bahan bakar alternatif ini dibuat dari kelapa sawit (CPO). Sehingga biodiesel inimasuk dalam kategori bahan bakar nabati.

Sebagai bahan bakar alternatif, tentu ada beberapa isu yang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah soal biodiesel yang menjadi biang kerok munculnya kerak pada tangki bahan bakar.

Benarkah demikian?

Mengutip penjelasan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), isu tersebut tak benar adanya.

Perlu diketahui, biodiesel sendiri merupakan senyawa ester yang banyak dipakai sebagai pelarut atau pemberish. Pemanfaatan biodiesel justru bisa membersihkan kerak dan kotoran yang tertinggal pada mesin, saluran bahan bakar, dan tangki bahan bakar karena sifatnya sebagai solvent atau pelarut.

Jika masih ragu, biodiesel sendiri sudah memiliki standar mutu sejak tahun 2006. Standar mutu biodiesel Indonesia mengikuti SNI 7182:2015 dan telah diwajibkan melalui SK Direktur Jenderal EBTKE No. 100K/10/DJE/2018.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR