HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, BIODIESEL B30 SEBABKAN PENURUNAN PERFORMA

Mitos atau Fakta, Biodiesel B30 Sebabkan Penurunan Performa

Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa biodiesel B30 berdampak buruk ke performa mesin diesel.

Jum'at, 06 Maret 2020 15:45 Editor : Cornelius Candra
Mitos atau Fakta, Biodiesel B30 Sebabkan Penurunan Performa
Filter biodesel B30 UD Trucks Quester (Otosia.com)

OTOSIA.COM - Sejak awal 2020, Pertamina mulai memasarkan bahan bakar B30 atau biodiesel 30%. Untuk sementara, penggunaannya masih berfokus pada kendaraan niaga, salah satunya truk.

Seperti namanya, bahan bakar B30 memiliki campuran 30% unsur nabati atau disebut sebagai fatty acid methyl ester (FAME). Hal ini memunculkan anggapan bahwa performa kendaraan bisa terpengaruh.

Eddy Subagio, Product Engineering Department Head UD Trucks Indonesia membenarkan anggapan itu saat berbincang dengan tim Otosia pada sela-sela test drive UD Trucks Kuzer di GIICOMVEC 2020.

1 dari 1 Halaman

"Memang ada pengaruhnya, penurunan performa tapi tidak signifikan, 1-2%, tidak terlalu terasa," ujar Eddy.

Meski demikian, Eddy menjelaskan bahwa penggunaan B30 tetap ada pengaruhnya pada komponen truk. Biodiesel 30 ini ternyata membuat umur filter menjadi lebih singkat.

"Karena kandungan air dan biodiesel lebih tercampur. Jadi di filter B30 itu lebih sering mengendap dan kotor, tapi tidak sampai merusak mesin," tutup Eddy.

BERI KOMENTAR