HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, MENGISI BBM SAMPAI FULL TANK LEBIH BAIK

Mitos atau Fakta, Mengisi BBM Sampai Full Tank Lebih Baik

Selasa, 14 Mei 2019 16:45 Editor : Cornelius Candra
Proses pengisian BBM (Sbs.com.au)

OTOSIA.COM - Para pemilik mobil memiliki kebiasaan yang beragam saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Beberapa orang menganggap bahwa pengisian harus dilakukan sampai tangki penuh atau full tank dan sebagian justru tak terlalu memperhatikannya.

Padahal, Selain kadar RON yang terkandung pada bahan bakar, mengisi BBM hingga penuh juga perlu diperhatikan karena memiliki dampak positif.

Pengisian bahan bakar yang benar ialah mengisinya dengan penuh. Hal ini dapat mencegah risiko karat pada tempat penyimpanan BBM, terlebih jika kendaraan roda empat jarang digunakan.

Penguapan pada tangki BBM yang tidak penuh atau kosong bisa menyebabkan timbulnya karat pada tangki BBM.

Untuk mobil yang selalu aktif dan digunakan tiap hari, sejatinya tidak masalah kalau tidak diisi penuh. Namun mengisi penuh BBM sebaiknya dilakukan.

Selain risiko karat, pemilik kendaran juga lebih merasa nyaman karena rasa khawatir bensin habis tidak ada dan tak perlu terlalu sering ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

Meski disarankan, mengisi penuh BBM memang juga memiliki aturan, seperti dilansir Liputan6.com dari Suzuki, Selasa (14/5/2019). Pemilik kendaraan sebaiknya tetap memperhatikan pengisian BBM, jangan sampai meluap ke permukaan.

Hal ini dikarenakan tangki BBM juga butuh ruang untuk udara agar BBM bisa mengembang. Apabila ruangan tangki penuh bensin maka udara akan keluar melalui lubang hawa.

Tentunya BBM akan terbuang percuma jika hal itu terjadi. Untuk mencegahnya, mintalah pengisian dihentikan saat nozzle berbunyi klik.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR