HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, SEPEDA MOTOR MANUAL DILARANG PAKAI OLI MATIK?

Mitos atau Fakta, Sepeda Motor Manual Dilarang Pakai Oli Matik?

Selasa, 27 Maret 2018 09:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : motormagasinet.se

OTOSIA.COM - Saat ini terdapat dua jenis motor yaitu manual dan matik. Karena memiliki transmisi berbeda, maka pelumasnya pun tak bisa disamankan. Jika motor manual menggunakan pelumas dengan label JASO MA, motor matik memakai oli berlabel JASO MB.

Sebuah pertayaan menarik muncul, mengapa pelumas kedua motor itu dibedakan? Apa jadinya jika menggunakan pelumas matik ke motor manual dan sebaliknya?

Perlu diketahui bahwa motor manual atau transmisi non-otomatis menggunakan kopling basah atau wet clutch. Ini artinya kopling tersebut terendam dalam oli. Berbeda dengan matik atau motor transmisi otomatis yang menggunakan kopling kering atau dry clutch.

Motor Manual yang menggunakan oli matik berpotensi menyebabkan selip kopling. Soalnya pelumas matic lebih ditujukan kepada kinerja mesin. Artinya formula yang terkandung di dalamnya bertujuan untuk mengurangi gesekan seminim mungkin. Sehingga kerja mesin lebih ringan dan penggunaan bahak bakar jadi efisien.

Sedangkan pelumas motor manual didesain untuk mampu memberikan performa mesin yang baik dan gesekan yang optimum pada kopling basah. Makanya kedua karakter pelumas ini berbeda.

"Jika pelumas MB digunakan untuk motor manual akan mengalami kopling selip. Motor tiba-tiba seperti kehilangan tarikan, dan ketika kopling berhasil mengunci, motor akan tersentak maju ke depan," jelas Koh Kar Tai selaku Lubricants Lead, Asia Phillips 66 International Trading Pte. Ltd.

Lantas bagaimana dengan penggunaan oli motor manual ke dalam mesin matik? Karena pelumas motor manual juga kemampuan untuk meningkatkan gesekan agar kopling tidak selip, mesin matic yang menggunakannya akan bekerja lebih berat.

Reporter : Muhammad Hafid Asisi

(kpl/fid/crn)

BERI KOMENTAR