HOME » BERITA » MITOS ATAU FAKTA, SERING PAKAI HELM BIKIN BOTAK

Mitos atau Fakta, Sering Pakai Helm Bikin Botak

Sabtu, 01 Desember 2018 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi pakai helm saat berkendara (Executive Style)

OTOSIA.COM - Helm yang menjadi perlengkapan wajib saat berkendara roda dua, perlu sering mendapatkan perawatan. Sebab, jika baunya tak sedap maka rambut kita pun akan tertular bau tak sedap.

Tapi ada efek lain dari seringnya mengenakan helm. Ada yang menyebut sering pakai helm bisa membuat botak. Benarkah?

Dilansir Dreams.co.id, spesialis bedah transplantasi rambut dan konsultasi dermatologi, dokter Sah gaurang Khirsna MD (AIIMS) menyatakan, memakai helm, topi, atau penutup kepala tidak ada hubungannya dengan penyebab rambut rontok atau botak.

Asumsi yang paling umum adalah penutup kepala atau helm mencegah kulit kepala bernafas yang menyebabkan kurangnya suplai oksigen sehingga akan mengalami kerontokan rambut. Ternyata asumsi tersebut tidak benar.

"Folikel rambut tidak bergantung pada udara untuk menerima oksigen, melainkan akan menerima oksigen dari aliran darah," kata Sah, yang dikutip dari Healthsite.

Namun jika menggunakan helm terlalu kencang, bisa mengganggu sirkulasi udara. Dengan demikian, maka kerontokan rambut pun tak bisa dihindari. Selain itu, helm yang kotor juga bisa menyebabkan infeksi kulit kepala.

Supaya terhindar dari persoalan rambut rontok ini, ada beberapa hal yang perlu Otolovers lakukan seperti yang pernah Otosia.com bahas sebelumnya. Jika sering menggunakan helm, maka jangan segan untuk rajin keramas jika merasa rambut sudah lembab. Tak ada masalah jika otolovers harus keramas hingga sehari dua kali. Saat menuang sampo, tuang terlebih dahulu ke telapak tangan baru usap ke rambut dan kulit kepala. Jangan lupa untuk mencucinya dua kali. 

Sumber: Dreams.co.id

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR