HOME » BERITA » MITSUBISHI AKAN BIKIN XPANDER HYBRID, DIPRODUKSI DI CIKARANG

Mitsubishi Akan Bikin Xpander Hybrid, Diproduksi di Cikarang

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menegaskan akan membuat Xpander HEV (Hybrid Electric Vehicle) di Indonesia, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Senin, 19 Juli 2021 18:45 Editor : Nazarudin Ray
Mitsubishi Akan Bikin Xpander Hybrid, Diproduksi di Cikarang
Mitsubishi Xpander (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana mengembangkan Xpander HEV (Hybrid Electric Vehicle) di Indonesia. Rencana tersebut disampaikan Minoru Saito, President Director of PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) kepada Otosia.com, Senin (19/7/2021).

Kabarnya Mitsubishi Xpander HEV akan dibuat di pabrik MMKI di Ciakarang, Jawa Barat. Sebagai bagian dari rencana tersebut MMC akan menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun sampai akhir 2025, yang mana akan dilakukan peningkatan kapasitas produksi dari 220.000 unit menjadi 250.000 unit.

1 dari 2 Halaman

Masih Rahasia

Namun Minoru Saito tidak merinci lebih jauh kapan rencana tersebut diwujudkan. Termasuk negara-negara yang menjadi tujuan ekspor Xpander Hybrid.

"MMC memiliki rencana untuk mengembangkan Xpander HEV. Tapi saat ini, kami belum dapat berkomentar lebih detail mengenai hal tersebut," ujar Minoru Saito.

2 dari 2 Halaman

Bocoran Kemenperin

Rencana Mitsubishi membuat Xpander Hybrid pernah disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat bertandang ke Jepang awal Maret 2021 lalu. Dalam pertemuan dengan pimpinan teras MMC, Agus menyatakan bahwa Mitsubishi berniat membuat Xpander hybrid dan Xpander plug-in hybrid.

"Mengembangkan dua model, Xpander hybrid SUV dan model kedua yaitu X-EV plug-in hybrid. Model yang kedua diarahkan menjadi produk ekspor dari Indonesia ke negara-negara tujuan ekspor," ungkap Agus dalam jumpa pers virtual beberapa waktu lalu.

Agus sendiri menegaskan komitmen ini tidak terlepas dari keberhasilan KBRI Tokyo untuk membangun komunikasi dengan Pemerintah Jepang. Terlebih lagi, undangan pernyataan komitmen ini sendiri diberikan pada masa pandemi ketika Jepang sendiri memperketat kunjungan.

BERI KOMENTAR