HOME » BERITA » MITSUBISHI BICARA EFEK WABAH CORONA KE PENJUALAN MOBIL NIAGA

Mitsubishi Bicara Efek Wabah Corona ke Penjualan Mobil Niaga

Bagaimana dampak corona terhadap bisnis di Indonesia terkait pula dengan bisnis Mitsubishi sebagai market leader segmen truk?

Rabu, 12 Februari 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Mitsubishi Bicara Efek Wabah Corona ke Penjualan Mobil Niaga
Mitsubishi Fuso Fighter (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Virus corona memang menjadi isu terhangat terkait kesehatan warga Cina, dan dunia pada umumnya. Tidak ketinggalan Mitsubishi di Indonesia juga waspada terhadap hal ini. Sebab, efeknya tentu bisa berpengaruh pada bisnis kendaraan niaga.

Bagaimana dampak corona terhadap bisnis di Indonesia terkait pula dengan bisnis Mitsubishi sebagai market leader segmen truk?

"Kalau kaitanya dengan corona, saya rasa itu susah dijawab dalam waktu dekat dampaknya seperti apa," ujar Duljatmono, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

1 dari 3 Halaman

Mereka dalam hal ini sudah mengambil sikap waspada. Sebab, menurutnya, informasi dari analis ekonomi sudah mengarah pada sikap tersebut.

"Analis ekonomi sudah mengingatkan untuk berhati-hati karena kedekatan bisnis kita dengan Cina. CPO kita ekspor ke Cina, kemudian juga batu bara, begitu juga konsumsi lain demikian," kata dia.

Seperti apakah antisipasi mereka dalam menghadapi kekhawatiran ini? Nomor satunya adalah menjaga posisi di pasar.

"Memang perlu diwaspadai, tetapi perlu dilihat dari waktu ke waktu, tetapi mesti siap menghadapi kondisi ini. Apabila turun, kami perlu menjaga posisi tetap market leader, menjaga share," kata dia.

2 dari 3 Halaman

Pasar Kendaraan Niaga 2020

Sementara itu terkait pasar kendaraan komersial 2020, KTB mengejar target penjualan di angka 46.900 unit serta tetap fokus meningkatkan dominasinya sebagai absolute market leader.

Target tersebut ditetapkan berdasarkan analisa serta performa pasar selama tahun 2019 lalu, dimana total kendaraan niaga yang berhasil dipasarkan adalah sebanyak 94.323 unit, menurun 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 116,421 unit.

3 dari 3 Halaman

Mitsubishi Fuso menguasai market share sebesar 44,2 persen atau setara dengan 41.736 unit. Colt Diesel terjual 36.575 unit dengan market share 55,4 peraen di segmen LDT.

Sedangkan untuk segmen Fuso dan Fighter 5.161 unit dengan market share 23.4 persen.

Di tahun 2020 KTB memprediksi pasar kendaraan niaga akan tumbuh sekitar 7 persen, sehingga KTB menetapkan target penjualan tahun 2020 di angka 46.900 dengan rincian target Colt Diesel 40.400 unit, target Fuso dan Fighter 6.500 unit.

BERI KOMENTAR