HOME » BERITA » MITSUBISHI INDONESIA TARIK 77.196 PAJERO SPORT AKIBAT CACAT PART BAGASI

Mitsubishi Indonesia Tarik 77.196 Pajero Sport Akibat Cacat Part Bagasi

Minggu, 30 September 2018 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Foto: Istimewa

OTOSIA.COM - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan penarikan kembali 77.196 unit Pajero Sport karena ketidakcukupan lapisan anti karat di area End Cap Outer Tube yang lama kelamaan menimbulkan karat pada Outer Tube Tailgate Gas Spring atau bagasi.

Pajero Sport yang terindikasi bermasalah tersebut merupakan produksi antara tahun 2009-2015.

Posisi Tailgate Gas Spring sendiri sebanyak dua buah (LH dan RH) yang berfungsi menyangga Tailgate atau pintu bagasi saat dibuka.

Karat pada Outer Tube dapat menyebabkan End Cap terlepas dan mencederai konsumen atau Tailgate akan terjatuh secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan cedera. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan adanya insiden terkait dengan kondisi tersebut.

Foto: Istimewa

Program kampanye perbaikan ini merupakan wujud komitmen MMKSI untuk selalu menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan, serta memberikan jaminan layanan purnajual yang berkualitas untuk terus memastikan keamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia, ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI.

Perbaikan material telah dilakukan pada part baru dari sisi produksi dengan penambahan anti korosi dan secara fisik dapat terlihat perbedaan desain End Cappada Outer Tube dibandingkan dengan part lama .

Selain itu, pada Inner Tube Part Baru dapat terlihat berwarna Steel Chrome dibandingkan dengan Part Lama yang berwarna Dark Chrome .

Akibat komponen bagasi yang bermasalah tersebut Mitsubishi akan mengirimkan surat undangan pemeriksaan dan penggantian suku cadang kepada konsumen yang kendaraannya terlibat dalam penarikan ini secara gratis.

Kampanye perbaikan ini akan dimulai tanggal 1 Oktober 2018 di seluruh diler kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia dengan estimasi durasi perbaikan selama 60 menit.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR