HOME » BERITA » MITSUBISHI STARION, MOBIL SUPER YANG SERBA TERLAMBAT

Mitsubishi Starion, Mobil Super yang Serba Terlambat

Senin, 17 Juli 2017 20:30

Mitsubishi Starion, Mobil Super yang Serba Terlambat
Foto: CarThrottle
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Perlu diakui, nama Mitsubishi sesungguhnya besar berkat kedigdayaan merek asal Jepang ini di arena reli dunia WRC di era regulasi group A di 1990-an.

Namun, prestasi yang diraih oleh produsen berlambang 3 berlian tersebut didapat dari perjuangan yang lama. Terhitung, Mitsubushi sudah terjun di arena WRC sejak tahun 1974.

Pada tahun 1982, WRC mengganti regulasi dengan formula Group B, sehingga Mitsubishi Lancer tidak dapat bersaing secara kompetitif.

Dengan rival seperti Audi Quattro, Lancia 037, Ford RS200 dan lainnya, Mitsubishi memerlukan mobil baru agar dapat bersaing merebut kemenangan.

Maka dari itu, di tahun yang sama, Mitsubishi melahirkan Starion, kupe 2 pintu dengan banyak teknologinya diambil dari Lancer.

Selain menggunakan berbagai bagian dari Lancer, Starion mendapat berbagai ubahan sebelum ikut bersaing di reli dunia.

Maka, as roda milik Pajero yang lebih kuat turut dipakai, mesinnya dimundurkan agar lebih stabil, sekaligus memberikan ruang untuk radiator yang lebih besar di depan.

Sementara untuk dapur pacu, Mitsubishi menggunakan mesin bernama Sirius 4G63 kepada Starion. Mesin ini kemudian menjadi sumber tenaga dari seri Lancer Evolution yang legendaris.

Namun, kapasitas 4G63 milik starion di-bore-up, sehingga memiliki kapasitas yang semula 1.998 cc menjadi 2.140 cc, dan menghasilkan 350 hp.

Tidak ingin membuang waktu, Mitsubishi Starion pun ikut seri WRC di tahun 1984,meski pengembangan masih belum usai. Hasilnya tidak mengecewakan, namun masih banyak yang harus dibenahi.

Akibat terus menerus ditunda, Starion tidak dapat menunjukkan potensinya, hingga formula Group B akhirnya dilarang gara-gara mobil terlalu kencang dan kerap menyebabkan kecelakaan fatal.

Mitsubishi Starion pun tidak memiliki penerus setelah berhenti produksi di tahun 1989. Sedangkan formula Group B digantikan oleh Group A di tahun 1987. Saat itu, Mitsubishi mengandalkan Galant VR-4 alias Lancer Eterna, sebelum digantikan oleh Mitsubishi Lancer Evolution di tahun 1992.

(kpl/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-7-17
detail

BERITA POPULER