HOME » BERITA » BELI KENDARAAN NIAGA LEWAT OFFICIAL STORE ONLINE, BAGAIMANA URUSAN ONDERDIL?

Beli Kendaraan Niaga Lewat Official Store Online, Bagaimana Urusan Onderdil?

Mitsubishi Fuso membuka official store di situs marketpace. Namun penjualan sebatas unit, tidak termasuk suku cadang.

Kamis, 03 September 2020 09:15 Editor : Nazarudin Ray
Beli Kendaraan Niaga Lewat Official Store Online, Bagaimana Urusan Onderdil?
Mitsubishi Fuso Fighter (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Belanja online untuk kendaraan bermotor saat ini mulai digalakkan. Bagi para pengusaha sekaligus pengguna kendaraan niaga, layanan semacam ini tentu saja akan lebih memudahkan.

Misalnya saja, belanja suku cadang perawatan kendaraan untuk kebutuhan bisnis dianggap memudahkan dalam hal waktu. Mitsubishi di bawah bendera PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mulai menyebut-nyebut layanan tersebut dalam versi official.

Sekalipun belum benar-benar ada, KTB, distributor resmi dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), sudah memanfaatkan platform marketplace untuk meluncurkan Mitsubishi Fuso Official Store untuk penjualan unit.

1 dari 3 Halaman

Sebab, banyak langganan mereka akan difasilitasi hal ini untuk menghemat waktu manakala membutuhkan penambahan armada di tengah maraknya bisnis logistik. Lantas, untuk urusan perawatan dalam hal ini suku cadang tentu juga ditunggu-tunggu.

"Bagaimana dengan spare part, tentunya karena spare part ini kan satu kesatuan dengan produknya," kata Duljatmono, Sales & Marketing Director KTB.

Tentunya untuk berikutnya, kata dia, pihaknya juga sedang mengembangkan toko suku cadang bekerja sama dengan Tokopedia.

 

2 dari 3 Halaman

"Namun pada saat ini kami masih fokus ke unitnya. Jadi (nantinya) konsumen setelah beli unit bisa beli spare part dalam satu paket saja," ujarnya coba menggambarkan kemudahan tersebut.

Untuk penjualan unit sendiri via Tokopedia (Tokped), Mitsubishi menyebut bahwa suplai akan didukung oleh official Store Mitsubishi Fuso yang meliputi 22 dealer Mitsubishi Fuso yang terbagi ke dalam 8 wilayah.

 

3 dari 3 Halaman

Masing-masing ada di Sumatera bagian Utara, Sumatera bagian Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan NTB), Kalimantan, serta Indonesia bagian Timur. Ini

"Ini akan memudahkan konsumen melakukan transaksi berdasarkan domisili dari masing-masing konsumen," kata Duljatmono.

BERI KOMENTAR