HOME » BERITA » MITSUBISHI XPANDER DI FILIPINA BERMASALAH, INDONESIA JUGA?

Mitsubishi Xpander di Filipina Bermasalah, Indonesia Juga?

Mitsubishi Indonesia angkat bicara terkait Mitsubishi Xpander yang bermasalah di Filipina.

Senin, 20 Mei 2019 15:00 Editor : Cornelius Candra
Mitsubishi Xpander di Filipina Bermasalah, Indonesia Juga?
Mitsubishi Xpander (Philkotse.com)

OTOSIA.COM - Terjadi masalah yang cukup mengganggu pada Mitsubishi Xpander di Filipina. Mesin mobil MPV ini saat menyentuh kecepatan 60 km/jam tiba - tiba mati.

Belakangan diketahui, masalah itu muncul lantaran pompa bahan bakar. Terkait hal ini, Mitsubishi Filipina pun angkat suara.

"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan oleh masalah teknis Xpander. Kami mulai menerima keluhan mengenai masalah pompa bahan bakar sekitar April," terang perwakilan Mitsubishi Filipina.

Mengutip dari Liputan6.com, Mitsubishi Xpander yang beredar di Filipina didatangkan langsung dari Indonesia. Terkait permasalahan ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) turut memberikan respon.

Menurut Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro, pihaknya masih menunggu hasil investigasi. Karenanya, MMKSI tidak dapat memberikan banyak komentar sebelum investigasi selesai.

1 dari 1 Halaman

Keterangan Mitsubishi

Mitsubishi Xpander di Filipina Bermasalah, Indonesia Juga?Keterangan Mitsubishi

Kami masih menunggu hasil, MMC (Mitsubishi Motors Corporation) juga masih investigasi. Yang penting sekarang ini masalahnya ketemu dulu, baru nanti solusinya, terang Irwan di Jakarta, Jumat (18/5) malam.

Dirinya menegaskan, kasus seperti ini belum pernah terjadi di Indonesia. Ia juga belum dapat memastikan langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Kalau di Indonesia belum ada kasus seperti itu. Mobil (Xpander) memang dikirim dari Indonesia tapi di sini belum ada kejadian seperti itu. Kita tunggu sampai clear dulu masalahnya, jika nanti sudah ketemu masalahnya pasti akan ada improvement, katanya.

Terkait program recall atau penarikan kembali untuk perbaikan seperti yang biasa dilakukan pabrikan otomotif saat ditemukan cacat produksi pada suatu komponen, ini bisa saja dilakukan Mitsubishi. Namun untuk kampanye recall ini belum dapat diputuskan.

Seperti yang MMKSI lakukan, ada service campaign, recall campaign, itu dilakukan karena kami bertanggung jawab terhadap produk dan kualitas, apalagi terkait safety. Jadi itu sah-sah saja dilakukan campaign untuk konsumen tentu mereka akan happy selama (masalah) itu tuntas, tutur Irwan.

Ia pun menuturkan bahwa yang terpenting saat ini adalah pihaknya menemukan penyebab dari masalah tersebut. Hal ini tentu diperlukan untuk menentukan solusi dan beberapa langkah selanjutnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR