HOME » BERITA » MOBIL BALAP AUDI DAN BMW MAKIN PERKASA DENGAN PENINGKATAN PERFORMA

Mobil Balap Audi dan BMW Makin Perkasa dengan Peningkatan Performa

Minggu, 06 Januari 2019 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi mobil balap Audi (Motorsport.com)

OTOSIA.COM -
Pada setiap gelaran balapan, entah itu balap mobil atau balap motor, umumnya setiap kendaraan akan mengalami peningkatan performa setiap tahunnya. Peningkatan performa tersebut tentu akan sangat berpengaruh pada catatan waktu dari masing-masing pembalap.

Hal tersebut tidak terkecuali pada ajang balapan DTM, hal ini dibuktikan setelah dua tim pabrikan yaitu Audi dan BMW baru saja melakukan pengujian dari tunggangan mereka di 2019 ini. Pengujian tersebut dilakukan di sirkuit Estoril.

Dilansir dari Motorsport.com, mobil untuk 2019 ini diklaim mengalami peningkatan tenaga hingga 100 hp yang dihasilkan dari mesin empat silinder mereka yang berkapasitas 2.0 liter turbocharger. Tidak hanya sektor mesin saja yang mengalami peningkatan performa, untuk urusan aerodinamis pun mengalami peningkatan efisiensi.

Perubahan lainnya terjadi pada sayap belakang yang telah disempurnakan, diffuser depan dan belakang, serta tampilan depan bumper depan yang baru guna mengakomodasi mesin baru mereka.

Ketika Pembalap Audi yaitu Rockenfeller ditanya seberapa cepat mobil-mobil DTM 2019, menurutnya "Tergantung pada lintasan, laptime akan menjadi dua atau tiga detik lebih cepat dari sebelumnya."

"Mendekati belokan akan lebih cepat dan fase pengereman menjadi sedikit lebih lama. Ketika melewati jalan lurus lebih cepat karena kami mengemudi dengan kecepatan lebih tinggi, mungkin lebih dari 300 km / jam untuk pertama kalinya. Itu akan luar biasa dan pastinya dimungkinkan dengan DRS dan beberapa slipstreaming," tambahnya.

Peralihan dari mesin konfigurasi V8 ke mesin Turbo menurut Rockenfeller akan memiliki perbedaan di antara keduanya.

"Turbo memiliki kapasitas kubik kurang dari empat silinder dan tentu akan memiliki karakteristik yang sama sekali berbeda. Memiliki sekitar 100 tenaga kuda lebih banyak yang dihasilkan. Jelas, performa bisa terasa karena mesinnya memiliki daya dorong yang lebih besar. Merasakan akselerasinya bahkan di gigi keempat, kelima dan keenam itu luar biasa. Kami memang memiliki kekuatan luar biasa segera setelah turbo itu masuk," tambahnya.

Rockenfeller menambahkan dia cukup senang dengan beralihnya DTM ke tenaga turbo, tetapi mengakui mesin akan lebih tenang pada 2019.

"Di dalam mobil itu sendiri, suaranya tidak jauh berbeda. Namun, ketika pindah ke gigi yang lebih rendah, ada auman besar di pipa knalpot, Itu keren bagi kami para pembalap dan juga bagi para penggemar. Secara keseluruhan, mesinnya sedikit lebih tenang tapi meskipun begitu, masih terdengar dan terlihat bahwa ada banyak tenaga yang terlibat. Suaranya berbeda dari dulu, tapi sangat bagus," katanya.

So, kita tunggu saja kiprah BMW dan Audi pada ajang balapan DTM tahun ini.

Reporter : Muhammad Ikbal

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR