HOME » BERITA » MOBIL BARU NISSAN DIIMPOR, HARGA TAK TERPENGARUH

Mobil Baru Nissan Diimpor, Harga Tak Terpengaruh

Nissan Indonesia menjamin harga mobil barunya tetap bersaing dengan kompetitornya meski diimpor secara utuh dari Thailand.

Sabtu, 30 Mei 2020 18:45 Editor : Cornelius Candra
Mobil Baru Nissan Diimpor, Harga Tak Terpengaruh
Mobil listrik Nissan LEAF (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Sejak Maret 2020 kemarin PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah menghentikan produksi mobilnya. Artinya, hampir semua model yang dijual di pasar otomotif Tanah Air berstatus CBU (completely built-up) atau diimpor secara utuh.

Satu-satunya model PT NMI yang tidak diimpor saat ini hanyalah Nissan Livina. Wajar saja, produksi mobil MPV tersebut ditangani oleh Mitsubishi Indonesia, lantaran menggunakan Mitsubishi Xpander sebagai basisnya.

Penutupan pabrik dan status CBU ini pun memicu rumor bahwa harga produk Nissan akan lebih mahal dibanding para kompetitornya. Namun, hal itu langsung dibantah oleh Hana Maharani, Head of Communications NMI saat dihubungi redaksi Otosia (30/5).

1 dari 1 Halaman

"Kami sudah menjual produk-produk CBU sejak tahun 2019 lalu sebetulnya. Kalau harga jual, pastinya dibuat agar selalu kompetitif di pasar otomotif Indonesia, itu berlaku juga untuk produk CKD atau rakitan lokal," terang Hana.

Berbagai model baru Nissan Indonesia akan didatangkan secara utuh dari Thailand, basis produksi untuk wilayah Asia Tenggara. Dengan demikian, harganya masih bisa dijaga supaya tetap bersaing dengan mobil-mobil sekelasnya.

Rumor terbaru, NMI saat ini sedang mempersiapkan kehadiran mobil listrik Nissan LEAF. Namun, pabrikan asal Jepang itu masih menutup rapat berbagai informasi terkait kendaraan ramah tersebut.

BERI KOMENTAR