HOME » BERITA » MOBIL HYBRID ATAU LISTRIK DULU DI INDONESIA? INI JAWABANNYA

Mobil Hybrid atau Listrik Dulu di Indonesia? Ini Jawabannya

Rabu, 11 Juli 2018 20:15 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi: Chicago Tonight

OTOSIA.COM - Mobil dengan teknologi pengurangan pemakaian bahan bakar entah hybrid, plug-in, ataupun elektrik sedang gencar diperlihatkan di Indonesia.

Pasalnya, pemerintah memasang target bahwa Indonesia sudah akan punya banyak mobil semacam ini pada tahun 2025 mendatang.

Pengosongan faktor angka pajak pada kendaraan yang terkenal mahal ini pun akan berlaku, seperti disampaikan Yohanes Nangoi selaku ketua umum asosiasi kendaraan bermotor di Indonesia Gaikindo.

"Pemerintah sedang mengharmonisasi tarif, untuk low-carbon emission vehicle (LEV). LEV ini juga mencakup kendaraan hybrid, plug-in hybrid, elektrik, itu semua di-cover. (Termasuk pajak 0 persen) yes,"

LEV cukup beragam karena mencakup hybrid, plug-in, ataupun elektrik. Lantas mana yang akan lebih dulu didorong oleh pemerintah, ia pun memberikan bocorannya.

"Kita lihatnya itu bertahap. Orang-orang lihat kendaraan hybrid lebih mahal dari mobil biasa. Plug-in hybrid lebih mahal lagi dari kendaraan biasa. Sementara itu, electric vehicle jauh lebih mahal lagi," bukanya.

Jika pemerintah langsung mendorong kendaraan elektrik, maka masyarakat pun disebutnya akan kaget. Karena itu pula, penjelasannya pun mengarah bahwa mobil hybrid-lah yang akan pertama didorong untuk dibeli masyarakat.

 (kpl/why/crn)

BERI KOMENTAR