HOME » BERITA » MOBIL LISTRIK DAN HYBRID DILARANG PARKIR DI TEMPAT INI

Mobil Listrik dan Hybrid Dilarang Parkir di Tempat Ini

Baterai mobil listrik bukan tak mungkin tiba-tiba meledak seperti beberapa kejadian sebelumnya, meksipun tidak sering. Sebagai upaya pencegahan, sebuah tempat parkir di Jerman melarang mobil listrik dan mobil hybrid parkir di basement agar tak menyebabkan insiden lebih parah.

Sabtu, 20 Februari 2021 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Mobil Listrik dan Hybrid Dilarang Parkir di Tempat Ini
VW ID.4 (Carbuzz)

OTOSIA.COM - Di tengah pabrikan mobil di seluruh dunia berlomba membuat mobil listrik dan hybrid, ada satu tempat parkir yang tak menerima jenis mobil tersebut. Lokasi parkir itu diketahui merupakan parkir basement di Kulmbach, Jerman seperti diberitakan InFranken.

Dilansir dari Carbuzz, hal itu lantaran tempat parkir tersebut tak ingin mengambil risiko dengan potensi ledakan baterai mobil listrik yang menyebabkan kebakaran. Keputusan itu diambil usai ada kebakaran kendaraan.

"Ke depan, mobil listrik dan hybrid tidak lagi diizinkan parkir di tempat perkir bawah tanah," kata seorang dari Departemen Teknik Sipil, Michael Kuhnlein.

1 dari 1 Halaman

Menurutnya, petugas pemadam kebakaran juga akan kesulitan untuk memadamkan api di lokasi parkir bawah tanah. "Petugas pemadam kebakaran tidak bisa memadamkan kendaraan seperti itu, mereka harus membiarkannya padam. Tempat parkir bawah tanah juga tidak cukup tinggi untuk menarik mobil yang terbakar menggunakan alat berat," lanjutnya.

Masalah lain yang diketahui jika terjadi kebakaran adalah bahwa beton bertulang tidak bisa menahan panas untuk jangka waktu tertentu. Sedangkan jika baterai lithium-ion terbakar, hanya bisa didinginkan menggunakan air pemadam dan akan terus menyala selama beberapa hari.

Jika terlalu banyak panas, maka beton akan meledak dan struktur besinya bisa meleleh. Sehingga bisa menimbulkan risiko runtuh total. Lantaran tak mungkin membiarkan itu terjadi, maka mobil listrik dan hybrid pun dilarang parkir di parkiran bawah tanah sebagai upaya pencegahan.

BERI KOMENTAR