HOME » BERITA » MOBIL LISTRIK MURAH TESLA BAKAL DIPRODUKSI DI CHINA, DIJUAL KE SELURUH DUNIA

Mobil Listrik Murah Tesla Bakal Diproduksi di China, Dijual ke Seluruh Dunia

Rencana Tesla untuk membuat mobil listrik murah tampaknya semakin dekat dengan realisasi. Tesla berencana memproduksi mobil listrik Rp 300 jutaan itu di China dan menjualnya ke seluruh dunia.

Kamis, 11 Februari 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Mobil Listrik Murah Tesla Bakal Diproduksi di China, Dijual ke Seluruh Dunia
Tesla Model 3 (Carbuzz)

OTOSIA.COM - Tesla sudah cukup lama dikabarkan akan memiliki mobil listrik murah. Bahkan harganya akan berkisar USD 25.000 atau setara Rp 349 jutaan.

Tesla berencana mulai produksi mobil tersebut pada September 2020. Dilansir dari Carscoops, sementara itu sebuah laporan dari China menyebut bahwa mobil listrik murah itu bisa diluncurkan pada awal 2022.

Berbicara dengan media pemerintah China, XInhua Net, Presiden Tesla China Tom Zhu mengonfirmasi rencana global Tesla untuk model entrey-level itu. Mereka juga menjelaskan tentang pembangunan berkelanjutan dari pusat penelitian dan pengembangan pertamanya di China.

1 dari 2 Halaman

(c) Carscoops

"Kami akan memberikan fasilitas yang sangat baik untuk Insinyur R&D kami. Tujuannya di masa depan, kami ingin merancang, mengembangkan, dan memproduksi model asli di China, diproduksi di sini dan dijual ke sleuruh dunia. Pusat  R&D ini adalah titik awalnya," kata Zhu.

Itu termasuk mobil listrik murah Tesla yang akan diproduksi di China dan diekspor ke seluruh dunia. Hingga saat ini, proyek mobil listrik murah itu masih sedikit tertutup.

2 dari 2 Halaman

Kemungkinan Tesla murah itu akan berjenis hatchback dan menggunakan platform Model 3. Mobil itu juga diprediksi menggunakan baterai 4680 Tesla yang baru.

Mobil listrik murah itu terdengar menarik lantaran hingga saat ini harga mobil listrik rata-rata masih di atas Rp 500 jutaan di Indonesia. Hanya saja, perlu dicatat bahwa jika mobil listrik murah Tesla itu dijual di Indonesia maka harganya pun akan lebih dari Rp 349 juta seperti yang disebutkan di atas. Hal itu dipengaruhi berbagai faktor, seperti pajak impor dan sebagainya.

BERI KOMENTAR