HOME » BERITA » MOBIL LISTRIK TERNYATA MULAI RAMAI DI INDONESIA, INI BUKTINYA

Mobil Listrik Ternyata Mulai Ramai di Indonesia, Ini Buktinya

Angka penjualan mobil listrik di Indonesia cenderung positif.

Senin, 01 Februari 2021 13:15 Editor : Cornelius Candra
Mobil Listrik Ternyata Mulai Ramai di Indonesia, Ini Buktinya
Hyundai Kona Electric (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Era mobil listrik di Indonesia telah dimulai sejak 2019 lalu. Untuk pertama kalinya, BMW Indonesia resmi menjual kendaraan ramah lingkungannya, yakni BMW i3S.

Di 2020 kemarin, setidaknya ada 3 mobil listrik baru yang meluncur, yakni Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric, serta disusul Lexus UX 300e. Rupanya, keempat kendaraan tersebut cukup banyak di Indonesia.

1 dari 3 Halaman

BMW i3S

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2020 kemarin, total penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) keempatnya mencapai 125 unit.

Kontribusi terbesar disumbangkan oleh Hyundai Ioniq Electric, angka distribusinya sebanyak 81 unit di 2020 lalu. Penjualan terbesar berikutnya ialah saudaranya, Hyundai Kona Electric, mencapai 38 unit.

2 dari 3 Halaman

Lexus UX 300e

Sementara itu, BMW i3S mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 5 unit, dan Lexus UX 300e hanya 1 unit. Memang, harga keduanya cenderung tinggi, lebih dari Rp1 miliar.

Diprediksi penjualan mobil listrik di Indonesia nantinya akan lebih tinggi lagi. Pertumbuhan ini berjalan seiring dengan semakin lengkapnya infrastruktur untuk mendukung kendaraan ramah lingkungan tersebut.

3 dari 3 Halaman

Hyundai Ioniq Electric

Bahkan, COO PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyebut bahwa masyarakat semakin melek dengan kehadiran mobil listrik di Indonesia. Hal itu terbukti dari tingginya angka pemesanan Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric.

"Sampai Januari 2021 ini, total pemesanan Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric sudah lebih dari 200 unit. Sekarang kami tinggal menunggu unit dari Korea Selatan untuk dikirim ke konsumen," terang Makmur beberapa waktu lalu.

BERI KOMENTAR