HOME » BERITA » MOBIL PM INGGRIS MENDADAK DIHADANG PENGUNJUK RASA, SEBABKAN TABRAKAN BERUNTUN

Mobil PM Inggris Mendadak Dihadang Pengunjuk Rasa, Sebabkan Tabrakan Beruntun

Akibat seorang pengunjuk rasa yang tiba-tiba berada di depan iring-iringan mobil PM Inggris, Jaguar XJ yang ditumpangi Boris Johnson penyok.

Kamis, 18 Juni 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Mobil PM Inggris Mendadak Dihadang Pengunjuk Rasa, Sebabkan Tabrakan Beruntun
Iring-iringan PM Inggris (Autoevolution)

OTOSIA.COM - Mobil Jaguar XJ yang ditumpangi Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson penyok setelah ditabrak Range Rover dari belakang, yang merupakan bagian dari rombongannya. Insiden itu terjadi pada 17 Juni 2020, di luar Gedung Parlemen di Westminster.

Dilansir dari Autoevolution, iring-iringan mobil itu hendak menuju ke Downing Street. Tapi seorang laki-laki berlari ke depan iring-iringan mobil hingga membuat sepeda motor polisi paling depan mengerem mendadak.

Mobil yang ditumpangi Boris tepat berada di belakang sepeda motor polisi terdepan. Lalu di belakang Jaguar ada Range Rover yang merupakan mobil keamanan.

1 dari 3 Halaman

Akibat semua kendaraan mengerem mendadak, Range Rover itupun menabrak jaguar XJ Boris. Tampak jelas bagian belakang mobil yang penyok dalam sebuah video, saat iring-iringan mulai melaju kembali.

Jaguar XJ Boris dikonfirmasi memang ada dalam iring-iringan itu. Kabar baiknya, Boris Johnson baik-baik saja, seperti dilaporkan CNN.

"Sekitar pukul 14.30, dua kendaraan polisi terlibat dalam tabrakan di Parliament Square. Kendaraan polisi adalah bagian dari keamanan. Seorang pejalan kaki dilaporkan melompat ke jalan, menyebabkan dua kendaraan di konvoi terlibat dalam tabrakan dan rusak. Tidak ada cedera yang dilaporkan," begitu pernyataan dari Scotland Yard (Headquarters of the London Metropolitan Police).

2 dari 3 Halaman

Diketahui bahawa pengunjuk rasa itu adalah orang Kurdi yang sedang unjuk rasa menentang operasi Turki melawan pemberontak Kurdi di Irak utara. Dia lalu diamankan oleh polisi dan dibawa ke Istana Westminster untuk diinterogasi.

3 dari 3 Halaman

BERI KOMENTAR