HOME » BERITA » MOBIL PRIBADI JADI TAKSI ONLINE, HATI-HATI KLAIM ASURANSI BISA GUGUR

Mobil Pribadi Jadi Taksi Online, Hati-hati Klaim Asuransi Bisa Gugur

Hati-hati klaim asuransi bisa gugur jika mobil pribadi sudah berubah fungsi menjadi mobil komersial tanpa melapor.

Sabtu, 20 Juni 2020 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Mobil Pribadi Jadi Taksi Online, Hati-hati Klaim Asuransi Bisa Gugur
Ilustrasi taksi online (onlinecitizenasia.com)

OTOSIA.COM - Saat ini banyak kendaraan pribadi yang dialihfungsikan sebagai angkutan taksi online, dengan tujuan mencari penghasilan tambahan. Banyak orang yang tergiur oleh bisnis taksi online, bahkan tidak sedikit sopir-sopir taksi konvensional yang keluar dan mengambil kredit mobil pribadi demi bergabung ke bisnis tersebut.

Biasanya pemilik mobil yang membeli secara kredit telah sepaket dengan asuransi mobil, namun dalam paketan tersebut jika mobil yang dibeli masih terdaftar sebagai mobil pribadi, pemilik kendaraan perlu melapor ke pihak asuransi segera bahwa mobil yang digunakan akan beralih fungsi menjadi mobil komersial

Pasalnya, klaim asuransi bisa gugur lantaran sudah berubah fungsi dari mobil pribadi menjadi mobil komersial tanpa melapor.

Seperti dijelaskan Asuransi Astra dalam keterangan resminya, perubahan fungsi ini harus segera dilaporkan kepada pihak asuransi. Jika tidak, maka klaim asuransi akan ditolak jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.

1 dari 3 Halaman

Hal tersebut merujuk pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 4 mengenai definisi yang membedakan penggunaan mobil pribadi dengan penggunaan mobil komersial yaitu: ?12. Penggunaan Pribadi adalah penggunaan atas Kendaraan Bermotor tersebut untuk kepentingan angkutan pribadi pengguna kendaraan.?

Lalu, ?13. Penggunaan Komersial adalah penggunaan atas Kendaraan Bermotor tersebut untuk disewakan atau menerima balas jasa.?

Laporan pemilik mobil ke pihak asuransi diperlukan, karena Jika pemilik mobil tidak melaporkan kepada pihak asuransi, pemilik mobil akan dianggap ingkar janji karena menggunakan kendaraan di luar perjanjian awal yang tercantum pada polis.

2 dari 3 Halaman

Ini sesuai dengan aturan di dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) yang menyatakan bahwa perlindungan asuransi akan gugur jika disebabkan penggunaan selain dari yang dicantumkan dalam polis.

Hal ini merujuk pada pasal 3 yang berbunyi, ?Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan, biaya atas Kendaraan Bermotor dan/atau tanggung jawab hukum terhadap piihak ketiga, yang disebabkan oleh: 1.1 Kendaraan Bermotor digunakan untuk: .1.4. Penggunaan selain dari yang dicantumkan dalam polis.?

3 dari 3 Halaman

Walaupun sama-sama digunakan, pengalihfungsian mobil pribadi menjadi taksi online atau dalam bentuk apapun untuk menerima balas jasa dianggap lebih berisiko dibandingkan hanya dengan pemanfaatan untuk mobil pribadi.

Salah satu sebabnya adalah frekuensi penggunaan untuk tujuan komersial yang lebih tinggi, sehingga berbagai risiko kerugian yang mungkin terjadi pun jadi semakin besar.

"Itulah mengapa pentingnya untuk melapor ke pihak asuransi jika hendak mengalihfungsikan mobil pribadi. Jangan lupa untuk mengonsultasikan setiap perubahan kecil yang ingin dilakukan pada mobil ke pihak asuransi agar ketika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan," kata pihak Asuransi Astra.

BERI KOMENTAR