HOME » BERITA » MOBIL TERPARKIR LAMA KARENA CORONA, PERHATIKAN HAL-HAL INI

Mobil Terparkir Lama karena Corona, Perhatikan Hal-hal Ini

Saat mobil tidak bergerak dalam waktu cukup lama, setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk landasan parkir.

Rabu, 29 April 2020 21:15 Editor : Nazarudin Ray
Mobil Terparkir Lama karena Corona, Perhatikan Hal-hal Ini
Ilustrasi mobil terparkir lama (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona COVID-19 pemerintah menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak fisik dan sosial. Selanjutnya beberapa kota menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Selama di rumah, untuk mengisi waktu Anda dapat mengecek kembali kendaraan Anda jika terparkir dalam waktu yang lama. Yang pasti Anda harus memanaskan mesin minimal 3 hari sekali dan periksa oli mesin.

Kemudian saat parkir ditempat datar, Mitsubishi menyarankan jangan mengaktifkan rem parkir. Hal tersebut dapat mengakibatkan lengketnya kampas rem dengan piringan rem jika dalam kurun waktu yang lama.

Sebaiknya masukkan ke gigi-1 untuk mobil bertransmisi manual dan posisi "P" untuk mobil bertransmisi otomatis. Jika kondisi parkiran kurang datar, Anda bisa mengakalinya dengan mengganjal ban mobil.

1 dari 3 Halaman

Mobil yang jarang dipakai, atau tidak bergerak, berpotensi menjadi sarang tikus, apalagi parkir di tempat gelap. Jika sudah demikian, tikus yang menetap bisa menggerogoti komponen mobil seperti kabel lampu, klakson bahkan mesin. Akibatnya tentu saja mobil akan mengalami kerusakan jika ada salah satu komponennya yang digigit oleh tikus ini.

Belum lagi jika mereka menetap di bawah kap mobil, ada bau tak sedap dari kotoran tikus yang bersarang di mesin saat AC mobil dinyalakan.

Untuk mencegahnya Anda lakukan dengan mencoba beberapa cara. Dimulai dengan mencuci bersih mobil, hingga kolong dan kap mesin. Letakan kapur barus di beberapa bagian mesin, tempatkan dengan cara menggantungnya. Beri bau tak sedap buat tikus seperti pembasmi hama, aroma peppermint, dan lain-lain.

Tidak cuma tikus, binatang kecil lain seperti semut, atau kutu yang dapat merusak komponen kelistrikan juga berpotensi masuk lebih besar, untuk mencegahnya tidak lupa untuk membersihkan sisa makanan dan minuman di dalam kabin kendaraan. Caranya dapat dengan di vacuum atau dilap dengan kain lembab.

2 dari 3 Halaman

Hal lain yang harus diperjatikan menurut Mitsubishi adalah isi penuh tangki bahan bakar. Tujuannya adalah agar tidak ada sisa ruang udara di tangki kendaraan yang dapat mengakibatkan embun atau kondensasi yang nantinya berakibat pada penurunan kualitas bahan bakar, misalnya bensin menjadi basi.

Dampaknya dapat menyumbat injector (pada mobil injeksi), atau lebih parahnya lagi residu yang mengendap di dasar tangki menjadi penyebab kebocoran tangki karena residu menimbulkan karat. Tentunya hal ini akan membuat kinerja mesin menjadi terganggu.

3 dari 3 Halaman

Terakhir periksa ban kembali. Mobil yang dibiarkan diam dalam waktu lama, maka tekanan angin bakal berkurang dan menyebabkannya rata sebelah atau flat spot. Jika sudah begini maka kerusakan di kaki-kaki bisa juga menjalar ke bearing roda, karena beban hanya bertumpu pada satu titik.

Jika pun ingin memarkirkan dalam waktu panjang, sebaiknya isi dengan tekanan angin maksimal.

BERI KOMENTAR