HOME » BERITA » MOBIL WARNA HIJAU JARANG PEMINAT, INI KATA PAKAR FENG SHUI

Mobil Warna Hijau Jarang Peminat, Ini Kata Pakar Feng Shui

Mobil warna hijau jarang dipilih orang lantaran tidak menarik dan harga jualnya jatuh. Disamping iti mobil hijau menurut ramalan feng shui dapat membawa sial.

Senin, 19 Oktober 2020 13:15 Editor : Nazarudin Ray
Mobil Warna Hijau Jarang Peminat, Ini Kata Pakar Feng Shui
Ilustrasi, Lamborghini hijau Hotman Paris pernah terlibat kecelakaan (dream.co,id)

OTOSIA.COM - Berbeda dengan sepeda motor, jarang pabrikan mobil yang merilis warna hijau. Di samping dinilai warna hijau dianggap tidak menarik, juga membuat harga jual kembalinya jatuh. Kalaupun ada, kelir hijau lumrah terlihat di dunia balap. Itupun biasanya menyesuaikan dengan warna pihak sponsor.

Di Indonesia, tercatat ada beberapa merek yang menjual warna hijau, seperti Suzuki dengan Karimun-nya, lalu Mazda2, dan Lamborghini Gallardo, seperti milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Lamborghini Gallardo hijau milik Hotman sendiri pernah terlibat kecelakaan di tol Ancol beberapa tahun lalu.

1 dari 2 Halaman

Benarkah warna mobil warna hijau membawa kesialan, atau dekat dengan bahaya? Menurut Master Feng Shui Indonesia, Suhu Yo, mobil warna hijau sebaiknya tidak dipilih. Karena berdasarkan feng shui bisa apes dan jauh dari cuan.

"Warna hijau seperti Mazda2 , dan lain-lain kurang baik untuk mobil, rentan dengan kecelakaan," ungkap Suhu Yo.

Lantas Suhu Yo menyebut beberapa warna mobil yang perlu dipilih untuk peruntungan di tahun 2021. Selain oranye, warna mobil yang direkomendasikan adalah hitam, merah dan kuning. Sebaliknya yang harus dijauhi adalah mobil warna putih dan biru di tahun Kerbau Logam 2021.

2 dari 2 Halaman

"Warna mobil yang membawa hoki adalah warna hitam, merah, dan kuning. Putih dianggap mobil sakit. Banyak yang menjual mobil putih, dan merasa memakai warna putih ciong atau kurang hoki. Kalau warna biru, ini warna nahas," tukasnya.

Hal di atas hanya sebuah ramalan. Semua kembali lagi pada keyakinan dan selera Anda, boleh percaya atau tidak.

 

BERI KOMENTAR