HOME » BERITA » MOBNAS VIETNAM MASUK AUSTRALIA, INCAR ASET GM

Mobnas Vietnam Masuk Australia, Incar Aset GM

Mobnas Vietnam, VinFast cukup ambisius menatap pasar otomotif global, dimulai dari Australia.

Jum'at, 28 Februari 2020 17:15 Editor : Cornelius Candra
Mobnas Vietnam Masuk Australia, Incar Aset GM
Mobnas Vietnam (VinFast)

OTOSIA.COM - General Motors (GM) sedang kacau balau. Setelah angkat kaki dari Indonesia, pabrikan asal Amerika Serikat itu juga menghentikan penjualan Chevrolet di Thailand dan Holden untuk pasar otomotif Australia.

Hengkangnya GM dari Australia ternyata dimanfaatkan oleh proyek mobil nasional (mobnas) Vietnam, VinFast. Mengutip dari Carsales.com.au, mereka telah membuka dealer pertamanya pada Desember 2019 lalu.

1 dari 3 Halaman

"Australia adalah pasar mobil yang maju, memiliki pemasok, dan keterampilan yang ingin dimanfaatkan Vinfast," ujar Wakil CEO VinFast, Jim DeLuca.

"Fasilitas VinFast di Australia bertanggung jawab atas pengembangan produk untuk beberapa mobil masa depan kami," tambah DeLuca.

2 dari 3 Halaman

Mereka juga menunjukkan minatnya untuk mengakuisisi beberapa fasilitas yang desain dan teknik ditinggalkan oleh GM. Hal ini membuat biaya riset mereka menjadi lebih efisien.

Menurut sumber yang sama, fasilitas VinFast di Australia akan diisi oleh orang-orang yang pernah bekerja di Holden dan GM, salah satunya Shaun Calvert, eks Holden dan GM antara tahun 2001 dan 2017.

3 dari 3 Halaman

Selain itu ada karyawan senior lainnya, seperti Kevin Yardley yang telah mengabdi selama 25 tahun serta Joe Sawyer, 23 tahun bersama Holden dan GM. Ratusan pegawai Holden nantinya juga direkrut oleh VinFast.

Proyek mobnas Vietnam ini memang cukup ambisius untuk masuk ke pasar otomotif global. VinFast bahkan juga berencana mengekspor mobil listrik ke Amerika Serikat pada 2021 mendatang.

BERI KOMENTAR