HOME » BERITA » MOTOGP 2019, DUCATI: PENGEMBANGAN MESIN BISA MENGHEMAT UANG

MotoGP 2019, Ducati: Pengembangan Mesin Bisa Menghemat Uang

Kepala teknisi Ducati di MotoGP mengaku pengembangan mesin di tengah musim bisa membuat alokasi biaya lebih tepat sasaran.

Rabu, 18 September 2019 13:15 Editor : Cornelius Candra
MotoGP 2019, Ducati: Pengembangan Mesin Bisa Menghemat Uang
Mission Winnow Ducati 2019 (MotoGP)

OTOSIA.COM - Penampilan Ducati di MotoGP 2019 sebenarnya tidaklah buruk. Sepasang pembalapnya, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, menghuni peringkat 2 dan 3 di klasemen sementara.

Hanya saja, selisih dengan urutan pertama, Marc Marquez, terbilang jauh. Dovi yang ada di posisi kedua berjarak 93 poin dari pembalap Repsol Honda itu, bahkan 124 poin untuk Petrux.

Tak sedikit pula yang menilai bahwa mesin Ducati Desmosedici GP 2019 tak mampu lagi bersaing dengan Honda RC213-V besutan Marc Marquez. Memang, dapur pacu ini tak boleh lagi disentuh sejak didaftarkan pada awal musim.

1 dari 2 Halaman

Pengembangan Sia-Sia

MotoGP 2019, Ducati: Pengembangan Mesin Bisa Menghemat UangPengembangan Sia-Sia

Sebenarnya, hal inilah yang disayangkan oleh Davide Barana, Ducati Technical Director. Mengutip dari Speedweek.com, ia menyatakan bahwa sebenarnya pengembangan mesin bisa memberi keunggulan dan justru tidak menghabiskan banyak biaya.

"Jika pengembangan mesin diijinkan, tentu rencana pengembangannya akan dipikirkan dengan baik, begitu juga dengan biayanya," ujar Barana.

"Jika mesin sudah tak boleh disentuh sejak awal balapan, tim bisa saja menghabiskan banyak uang untuk mengembangkan komponen lain, bahkan bisa jadi sebenarnya tidak dibutuhkan," tambahnya.

2 dari 2 Halaman

Persiapan MotoGP 2020

MotoGP 2019, Ducati: Pengembangan Mesin Bisa Menghemat UangPersiapan MotoGP 2020

Untuk menghadapi MotoGP 2020, Barana mengaku ada pengembangan pada sasis Ducati Desmosedici GP. Itu tak terlepas dari ban baru yang dirilis oleh Michelin.

Ducati juga akan terus berinovasi untuk menyempurnakan aerodinamika Desmosedici GP. Bahkan, pabrikan asal Italia ini menjadi tim pertama yang menggunakan winglet di MotoGP sejak 2015 lalu.

Barana menyatakan bahwa Ducati tak hanya serius menggarap aerodinamika di MotoGP, tapi juga motor produksi massal. Buktinya, tahun 2018 lalu, mereka merilis Ducati Panigale V4R.

BERI KOMENTAR