HOME » BERITA » MOTOGP 2019: ROSSI UNGKAP SEBAB HASIL BURUK DI CEKO

MotoGP 2019: Rossi Ungkap Sebab Hasil Buruk di Ceko

Selepas MotoGP 2019 seri Brno, Valentino Rossi mengungkapkan kekecewaannya lantaran tak memberikan performa terbaik.

Senin, 05 Agustus 2019 14:15 Editor : Cornelius Candra
MotoGP 2019: Rossi Ungkap Sebab Hasil Buruk di Ceko
Valentino Rossi (fosports.com.au)

OTOSIA.COM - Pada MotoGP 2019 Brno, Minggu kemarin (4/8), Valentino Rossi mencatatkan hasil terbaiknya selama 5 seri terakhir. Di Republik Ceko, pembalap berjuluk The Doctor ini finish di peringkat 6.

Hasil tersebut terbilang tak terlalu memuaskan. Pasalnya, pembalap Monster Energy Yamaha ini mengawali balapan dari posisi ke-7 dan sempat beradu cepat dengan Cal Crutchclow dari LCR Honda dalam perebutan peringkat 5.

Mengutip dari Crash.net, selepas MotoGP 2019 Brno, Rossi mengungkapkan kekecewaannya. Wajar saja, ia merasa bahwa tim Monster Energy Yamaha masih belum menemukan solusi dari masalah Yamaha YZR-M1.

"Tentu, kami tidak senang dengan peringkat 6, tapi ini lebih baik dari balapan terakhir (peringkat 8 di Jerman). Saya bisa berkendara lebih baik dan ini sebenarnya tak terlalu buruk," ujar pembalap yang kini berusia 40 tahun itu.

1 dari 1 Halaman

Tertinggal Tim Lain

MotoGP 2019: Rossi Ungkap Sebab Hasil Buruk di CekoTertinggal Tim Lain

Rossi menyatakan bahwa Yamaha YZR-M1 yang ia tunggangi tak hanya kehilangan akselerasi, tapi juga kecepatannya. The Doctor pun merasa motornya tak secepat para rivalnya.

"Menurut saya, kami perlu banyak bekerja di sektor mesin. Yamaha harus bekerja lebih keras karena sepertinya mesin dari tim lain telah mengalami lonjakan besar," tambah Rossi.

Selain itu, Rossi pun sempat mengatakan bahwa motornya sangat sensitif pada perubahan kondisi, salah satunya cuaca. Ia merasa saat harus melakoni wet race, motornya tak sesigap ketika melibas trek kering.

Ya, MotoGP 2019 seri Brno kemarin sempat mengalami penundaan selama kurang lebih 40 menit. Hal ini disebabkan perubahan cuaca dan status dari wet race menjadi dry race sehingga semua tim melakukan penggantian ban.

BERI KOMENTAR