HOME » BERITA » MOTOGP MAKIN KOMPETITIF, VALENTINO ROSSI: MOTO2 MEMANG KELAS YANG BAIK UNTUK BELAJAR

MotoGP Makin Kompetitif, Valentino Rossi: Moto2 Memang Kelas yang Baik untuk Belajar

Moto2 dinilai menjadi tempat belajar yang cocok bagi rider sebelum masuk MotoGP

Kamis, 08 Oktober 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
MotoGP Makin Kompetitif, Valentino Rossi: Moto2 Memang Kelas yang Baik untuk Belajar
Franco Morbidelli, Valentino Rossi, dan Francesco Bagnaia (Facebook/VR46 Riders Academy)

OTOSIA.COM - Valentino Rossi diketahui sudah bertarung di ajang Grand Prix selama 25 tahun. Tak heran jika rider Monster Energy Yamaha MotoGP itu merasakan perbedaan antara tiga generasi yang telah dilalui.

Melansir Bola.net dari Motorsport Total, Rossi berkeyakinan bahwa generasi terbaru jauh lebih kuat dibanding generasi-generasi sebelumnya.

Generasi pertama yang dihadapi Rossi adalah generasi yang lebih tua darinya, seperti Max Biaggi, Loris Capirossi, dan Sete Gibernau, yang kebanyakan terlambat memulai karier. Generasi kedua yang dihadapi Rossi adalah Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa, yakni para rider yang memulai karier sangat belia seperti dirinya.

Generasi ketiga juga memulai karier dari usia yang masih sangat muda seperti Rossi, namun rider Italia ini yakin Moto2 adalah poin pembeda antara dirinya dan para pembalap muda ini. Kini, setiap rider yang 'lulus' dari Moto2 menuju MotoGP, langsung kompetitif pada dua tahun pertama.

1 dari 2 Halaman

Moto2 Kelas yang Baik untuk Belajar

Pembalap Sky Racing VR46, Luca Marini  Twitter/VR46

"Sebenarnya tak ada cara yang tepat untuk menjelaskan situasi ini. Tapi saya rasa generasi baru para pembalap muda memang langsung siap bertarung di papan atas. Mereka banyak belajar saat di Moto2. Seiring berjalannya waktu, kita mendapati bahwa Moto2 memang kelas yang baik untuk belajar sebelum ke MotoGP," ujar Rossi.

Hal ini terbukti dari Marc Marquez, yang langsung juara MotoGP usai lulus dari Moto2. Belum lagi Johann Zarco, Fabio Quartararo, Miguel Oliveira, Joan Mir, Alex Rins, dan tentunya anak didik Rossi sendiri, Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia. Yang paling bikin heran adalah Brad Binder, yang langsung meraih kemenangan di Ceko sebagai debutan.

"Para rider seperti Brad juga sangat cepat sebagai pembalap debutan. Pecco dan Miguel juga kini punya pengalaman satu tahun di MotoGP. Generasi baru para pembalap sangatlah kompetitif. Fabio juga langsung kuat pada tahun pertamanya," ungkap Rossi, yang tahun depan tukar tim dengan Quartararo di Petronas Yamaha SRT.

2 dari 2 Halaman

Tak Cuma Rider Papan Atas Moto2

Valentino Rossi, Fabio Quartararo, dan Maverick Vinales  Yamaha

Namun, hal-hal ini juga membuat Rossi makin sadar, bahwa tak hanya rider-rider papan atas Moto2 saja yang bisa tampil menggebrak di MotoGP, melainkan juga para rider papan tengah. Ia pun yakin masa depan MotoGP cerah di tangan para rider-rider ini.

"Pada satu sisi, mereka memang belajar banyak di Moto2. Tapi di sisi lainnya, kami harus mulai bicara soal 'nama', tak hanya soal penyebab spesifik. Kini kami punya tiga atau empat pembalap yang bisa jadi masa depan MotoGP," pungkas rider berusia 41 tahun ini.

Musim depan, MotoGP akan kedatangan talenta-talenta menjanjikan dari Moto2, yakni Jorge Martin yang berlabuh ke Pramac Racing dan Enea Bastianini di Esponsorama Racing. Adik Rossi, Luca Marini dikabarkan segera menyusul kedua pembalap tadi.

BERI KOMENTAR